Teropongpost, Tangsel, -SMP Negeri 9 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar peringatan Bulan Bahasa 2026 dengan meriah. Kegiatan yang dipusatkan di halaman UPTD SMPN 09 Kota Tangerang Selatan ini berlangsung pada 13, 14 dan puncak acara pada Rabu 28 Oktober 2026.
Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Bahasa Indonesia Bermartabat, Indonesia Berdaulat” dengan slogan “Berbahasa Dengan Baik, Berpikir Lebih Luas, Meraih Masa Depan”.
Suasana meriah terlihat dalam kegiatan, di mana ratusan siswa berseragam pramuka mengikuti acara puncak di panggung utama sekolah. Acara diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para juara lomba.
Ketua Panitia Bulan Bahasa SMPN 9 Tangsel, Mutia Rizkitawani yang juga merupakan Guru Bahasa Indonesia, menjelaskan rangkaian kegiatan tersebut.
“Bulan Bahasa kita mulai dari tanggal 13, 14 dan tanggal puncaknya tanggal 28 Oktober,” ujar Mutia saat ditemui di lokasi, Rabu (28/10/2026).
Ia menjelaskan, peserta lomba diikuti oleh seluruh jenjang siswa.
“Untuk yang peserta lombanya itu dari kelas 7, 8 dan 9,” jelasnya.
Adapun jenis perlombaan yang digelar ada empat kategori. Tiga kategori untuk siswa dan satu kategori untuk guru.
“Lombanya ada tiga lomba untuk siswa. Yang pertama ada lomba cerita bergambar, yang kedua ada lomba mendongeng, yang ketiga cerdas cermat. Dan ada satu lomba tambahan yaitu cerita inspiratif untuk Guru,” katanya.
Terkait apresiasi, pihak panitia menyiapkan hadiah yang bermanfaat untuk menunjang kegiatan belajar.
“Ada hadiahnya berupa barang, perlengkapan keperluan sekolah, plus piagam penghargaan,” ucapnya.
Mutia menambahkan, kegiatan Bulan Bahasa ini tidak hanya seremonial, tetapi memiliki tujuan edukatif yang mendalam, terlebih bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
“Tujuannya selain kita kan di tanggal 28 ini kan Hari Sumpah Pemuda, selain itu kita juga ingin menegaskan bahwa Bahasa Indonesia itu penting. Untuk mengingatkan bahwa Bulan Bahasa itu selalu ada di tiap tahunnya,” tuturnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini siswa semakin mencintai dan bangga menggunakan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya ke depan, anak-anak lebih cinta lagi sama Bahasa Indonesia dan bisa berbahasa dengan baik dan benar sesuai tema tahun ini,” pungkasnya.







