Teropongpost, Kabupaten Bogor – Tiga los Pasar Parung dilalap si jago merah pada Rabu malam, 3 Juni 2026. Peristiwa kebakaran tiga los Pasar Parung tersebut terjadi di area hanggar Pasar Parung, Kabupaten Bogor, dan sempat membuat pedagang serta warga sekitar panik.
Kebakaran tiga los Pasar Parung terjadi sekitar pukul 20.06 WIB saat aktivitas pasar masih berlangsung. Sejumlah pedagang diketahui masih melakukan bongkar muat barang di area belakang pasar sehingga suasana lokasi saat kejadian masih cukup ramai.
Peristiwa tiga los Pasar Parung yang terbakar ini diduga dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu los penjual sosis yang berada di area hanggar pasar. Api kemudian dengan cepat merembet ke los lainnya karena banyaknya barang mudah terbakar di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lapangan, kobaran api sempat membesar dan menimbulkan kepanikan di antara para pedagang serta warga yang berada di sekitar pasar.
“Iya, saat kejadian masih banyak pedagang yang sedang bongkar muat barang. Lokasinya di bagian belakang Pasar Parung, tepatnya di area sayur mayur,” ujar Imron, warga yang melintas di lokasi kejadian.
Kepala Tata Usaha Pasar Parung, Etty Rusyati, membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang terjadi di area hanggar pasar tersebut. Menurutnya, titik awal api berada di salah satu los penjual sosis.
“Kejadiannya sekitar pukul 20.06 WIB. Saya berada langsung di lokasi saat kebakaran terjadi. Api berhasil ditangani dalam waktu singkat oleh petugas pemadam kebakaran,” ujar Etty.
Petugas pemadam kebakaran dari Damkar Parung langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dengan dukungan tujuh personel yang dipimpin langsung oleh Suherman dalam upaya pengendalian api.
Sementara itu, Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, menyampaikan hasil pendataan sementara menunjukkan terdapat tiga los yang terdampak kebakaran, yakni milik Zainal Mutaqin, Akbar Purba, dan Agus yang merupakan pedagang sayur.
“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, meliputi barang dagangan sembako, freezer, serta uang tunai yang berada di dalam los saat kejadian,” kata Maman.
Menurutnya, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus pendek listrik. Namun penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Hingga sekitar pukul 21.00 WIB situasi di lokasi berhasil dikendalikan dan kembali kondusif.







