Teropongpost, TANGERANG SELATAN – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 57 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Pelantikan yang berlangsung di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Selasa (21/7/2026), menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola birokrasi melalui penerapan sistem merit dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam sambutannya dalam pelantikan 57 Pejabat, Benyamin Davnie menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban aparatur sipil negara merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab besar terhadap masyarakat. Menurutnya, rotasi dan promosi jabatan tidak hanya dimaknai sebagai perubahan posisi, tetapi juga sebagai instrumen untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memastikan pelayanan pemerintahan berjalan lebih profesional dan adaptif.
Pelantikan 57 pejabat tersebut, lanjut Benyamin Davnie, dilaksanakan setelah seluruh tahapan administratif memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mekanisme tersebut merupakan implementasi kebijakan nasional dalam manajemen aparatur sipil negara yang mengedepankan transparansi, objektivitas, dan kompetensi sesuai prinsip sistem merit.
Benyamin menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan kali ini memerlukan waktu lebih panjang dibandingkan sebelumnya karena adanya penyesuaian terhadap regulasi terbaru. Seluruh dokumen administrasi, rekam jejak, serta persyaratan kompetensi setiap calon pejabat harus melalui proses verifikasi yang lebih komprehensif sebelum memperoleh persetujuan teknis.
Berikut Nama 57 Pejabat Pemkot Tangsel Yang Dilantik
“Pembahasannya memang sudah cukup lama. Perbedaannya dengan sebelumnya, sekarang seluruh proses harus mendapatkan persetujuan teknis dari BKN. Semua persyaratan diperiksa kembali dan diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Benyamin.
Menurutnya, mekanisme tersebut merupakan bentuk penguatan sistem merit yang bertujuan memastikan setiap pejabat yang menduduki jabatan struktural benar-benar memiliki kapasitas, kompetensi, dan integritas sesuai kebutuhan organisasi pemerintahan.
“Alhamdulillah, semuanya memenuhi persyaratan, sehingga hari ini baru bisa kita lantik. Insyaallah ke depan akan terus kita lakukan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dan pejabat yang ada di Tangerang Selatan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang lazim dilakukan dalam birokrasi modern. Penyegaran organisasi dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas aparatur, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Selain melakukan pelantikan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga tengah mempersiapkan proses pengisian sejumlah jabatan yang masih kosong. Kekosongan tersebut terjadi antara lain karena adanya pejabat yang memasuki masa purnatugas serta kebutuhan penyesuaian struktur organisasi sesuai perkembangan pelayanan pemerintahan.
“Saya masih harus memikirkan beberapa dinas yang kosong, seperti Dinas Perpustakaan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan yang pejabatnya memasuki masa pensiun, dan beberapa dinas lainnya,” kata Benyamin.
Lebih lanjut, Benyamin menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja aparatur akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas birokrasi sekaligus memastikan setiap perangkat daerah mampu memberikan pelayanan publik yang efektif, responsif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga berkomitmen mempertahankan proses pengisian jabatan yang sepenuhnya mengacu pada regulasi nasional. Seluruh tahapan, mulai dari seleksi, evaluasi hingga pelantikan, akan tetap dilaksanakan berdasarkan ketentuan perundang-undangan serta persetujuan teknis dari BKN agar setiap keputusan didasarkan pada kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi.
Melalui pelantikan ini, Pemkot Tangsel berharap para pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik mampu memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah, menjaga integritas dalam menjalankan tugas, serta menghadirkan inovasi pelayanan publik. Penguatan birokrasi yang profesional dipandang sebagai fondasi penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mewujudkan pelayanan yang semakin efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.







