Teropongpost, LAMPUNG SELATAN — Tim gabungan TNI Angkatan Laut dan unsur keamanan pelabuhan menyita 4.364 kartrid vape yang diduga mengandung narkotika di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan. Barang-barang tersebut disembunyikan di dalam tiga kardus berisi keripik singkong yang diangkut sebuah bus rute Medan–Tangerang.
Penyitaan kartrid vape diduga mengandung narkotika itu berawal dari informasi intelijen mengenai pengiriman melalui jalur penyeberangan Bakauheni. Penindakan dilakukan pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 02.50 WIB, sedangkan pengungkapan kasus disampaikan dalam konferensi pers pada Senin (12/10/2026).
Komandan Komando Daerah Angkatan Laut III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, menyatakan barang bukti Kartrid Vape masih menjalani pemeriksaan lanjutan. Uji awal menggunakan narco test menunjukkan indikasi kandungan narkotika, tetapi hasil laboratorium resmi masih diperlukan untuk memastikan jenis zatnya.
Operasi tersebut melibatkan Pangkalan TNI AL Lampung, Tim Fleet Information Quick Response (FIQR), Satuan Tugas Intelijen Maritim Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut, serta Tim Pengamanan Objek Vital Nasional ASDP Bakauheni. Pemeriksaan juga dilakukan bersama BNN Provinsi Lampung dan Bea Cukai Lampung.
Petugas memeriksa bus ALS bernomor polisi BK 7571 UA setelah menerima informasi intelijen. Dalam bagasi, mereka menemukan tiga kardus yang tampak berisi keripik singkong; pemeriksaan lebih teliti mengungkap kartrid vape merek Yakuza XL dan Batman yang disembunyikan di balik makanan tersebut.
Penghitungan bersama BNNP Lampung mencatat total 4.364 kartrid. Rinciannya, kardus pertama berisi 1.590 kartrid Yakuza XL ungu, kardus kedua berisi 1.173 kartrid Yakuza XL merah, dan kardus ketiga berisi 797 kartrid Batman hitam, 210 kartrid Yakuza XL ungu, serta 594 kartrid Yakuza XL merah.
Uki menyebut nilai pasar barang bukti diperkirakan sekitar Rp34,9 miliar. Ia juga menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut diperkirakan dapat mencegah paparan narkotika terhadap 13.092 hingga 21.820 orang serta menghindari potensi biaya rehabilitasi Rp11,19 miliar sampai Rp18,65 miliar. Angka-angka tersebut merupakan estimasi yang disampaikan pihak terkait.
Petugas menyimpan seluruh kartrid di Markas Komando Lanal Lampung sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Hasil resmi itu diperlukan untuk memastikan kandungan zat, melengkapi proses penyidikan, dan menjadi dasar penanganan hukum selanjutnya.
Identitas pengirim paket dan keterkaitan pengemudi bus masih didalami. ANTARA melaporkan data pengirim dan pengemudi sedang diperiksa, sementara laporan Tribun Lampung menyebut sopir berada dalam pengamanan petugas untuk kepentingan pendalaman. Status dan tanggung jawab hukum pihak-pihak terkait belum dapat disimpulkan sebelum proses pemeriksaan selesai.
Pengungkapan ini memperlihatkan bagaimana barang yang disamarkan sebagai kiriman makanan dapat memerlukan pemeriksaan lebih jauh berdasarkan informasi intelijen. Penelusuran asal barang, jalur distribusi, dan pihak yang terlibat menjadi bagian penting dari tindak lanjut kasus tersebut.
TNI AL menyatakan pengungkapan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dan Asta Cita ke-7 Presiden mengenai pemberantasan peredaran gelap narkotika. Penanganan selanjutnya, termasuk penetapan kandungan zat dan proses hukum, akan bergantung pada hasil pemeriksaan serta koordinasi dengan instansi berwenang.







