Studi Banding Kesbangpol dan FKUB Kab Muara Enim Ke Tangsel

Studi Banding Kesbangpol dan FKUB Kab Muara Enim Ke Tangsel
Teropongpost, Tangsel,- Dalam Rangka Studi Banding, Senin 12 Juni 2023 tak kurang dari 20 (dua puluh) orang, 14 (empat belas) orang diantaranya Pengurus Harian FKUB Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, dan 6 (enam) orang merupakan para pejabat BADAN KESBANGPOL Muara Enim dibawah pimpinan rombongan Sekretaris Badan KESBANGPOL Muara Enim Jumhari Yunus SE. MM didampingi Ketua FKUB Muara Enim KH. Sarban Sarjono SH.

Mereka melakukan kunjungan kerja atau Studi Banding ke Badan KESBANGPOL dan FKUB Tangsel. Kepala Badan Pada kesempatan itu, Kepala Badsn Kesbangpol Tangsel Drs. H. Chaerul Saleh M.Si didampingi oleh Sektetaris Badan H. Supriyatna SH, dan tiga KABID antara lain Pak Virgo, Pak Haji Pandi dan Ibu Frida serta unsur staf lainnya.

Sementara dalam Studi banding tersebut, Ketua FKUB Tangsel Drs. H. Fachruddin Zuhri M.Si yang diminta mendampingi Kaban Kesbangpol hadir dengan membawa serta antra lain Sektetaris KH. Ahmad Sopyan Mastas, S.Pd.I, Wakil Sekretaris Ir. Andrras Darma Subhyakya unsur Katolik, PH. FKUB Pandita Tjen Eddy Sastro unsur Budha, PH. FKUB Heriyanto unsur Khonghucu, dan Kepala Tata Usaha (KTU) FKUB Ibu Irma Waida, A. Md.

Dari silaturahmi studi banding tersebut ada beberapa fakta tersaji, diantaranya Kepala Badan Kesbangpol Muara Enim Drs. Andi Wijaya ternyata satu angkatan dg Kepala Badan Kesbangpol Tangsel Drs. H. Chaerul Saleh M.Si saat mereka sama-sama menjalani pendidikan di IPDN. Sementara itu bagi Ketua FKUB Tangsel gakta hari itu. serasa kedatangan dulur “serasan sekundang”, karena Kabupaten Muara Enim dengan Kabupaten Lahat (tempat lahir dan masa kecil Ketua FKUB Tangsel), masih satu rumpun bahasa dan budaya, misteri silsturahmi selalu melampawi batas dugaan kita sebagai mahluk.

Kepala Badan KESBANGPOL Kota Tangerang Selatan Drs. H. Chaerul Saleh, M.Si dalam sambutanya antaralain menyampaikan; selamat datang di Tangerang Selatan, kota ini masih muda baru berumur 14 tahun, terbentuk berdasarkan UU. Nomor 51 Tahun 2008 tanggal 26 Nopember 2008, luas wilayah 164,8 km, memiliki 7 Kecamstan, 54 Kelutahan, dengan penduduk 1,8 juta jiwa.

Tangsel cukup diuntungkan oleh keberadaan tiga pengembang besar; PT. Alam Sutera Realty Tbk, dengan kawasan hunian di Alam Sutera Kecamatan Serpong Utara, PT. Sinar Mas Land dengan produk properti hunian di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Kecamatan Serpong, dan PT. Jaya Real Property dengan kawasan hunian di wilayah Bintato Kecamatan Pondok Aren, ditambah berbagai perusahaan property di segmen cluster.

Tidak heran jika Tangsel disebut kota hunian, perdangan dan jasa, sekaligus disebut penyangga ibukota, konsekuensinya kami harus sangat ekstra hati-hati dalam menjaga kondusifitas wilayah termasuk dalam hal memelihara kerukunan umat beragama.

Pimpinan kami Walikota Drs. H. Benyamin Davnie selalu mengingatkan pada setiap kesempatan, agar kami seluruh pemangku kepentingan terus bergotong royong bahu membahu menjaga persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, sambil terus saling mengingatkan agar warga masyarakat Tangsel jangan mudah terhasut dan teprovokasi, agar kita terhindar dari sifat permusuhan dan perpecahan.

Selanjutnya Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Muara Enim Jumhari Yunus SE. MM memaparkan sambutannya.

Beliau ntaralain mengatakan bahwa, Kesbangpol dan FKUB Kabupaten Muara Enim merasa penting bertandang studi banding ke Tangsel, karena kami mendapatkan informasi dari sumber yang dapat dipercaya bahwa, Kesbangpol Tangsel dan FKUB Tangsel berhasil menjaga kondusifitas wilayah dan kerukunan umat beragama.

Dugaan yang kami yakini kebenarannya, apalagi setelah melihat fakta, begitu kami tiba di tempat ini lebih awal dari yang lain, kami disambut langsung oleh Kepala Badan KESBANGPOL Tangsel bersama-sama dengan Ketua FKUB Tangsel, kami langsung berfikir, kekompakan Kaban Kesbangpol dengan Ketua FKUB yang kasat mata saya lihat ini, boleh jadi salahsatu indikator sekaligus kunci penentu keberhasilan mereka, menjaga kondusifitas Tangsel.

Sementara itu, Ketua FKUB Tangsel Fachruddin antaralain mengatakan; sejak 2021 indeks kerukunan umat beragama (IKUB) Tangsel naik 4,93% sehingga menjadi 72,39%, fakta itu kembali dipublis oleh Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Analisis dan Pengembangan Lembaga Dr. Mahmud Syalyout alias Gus Mahmud pada 8 September 2022 bahwa IKUB Tangsel masih pada posisi yang sama 72,39, fakta tersebut menghantarkan FKUB Tangsel sempatl tercatat sebagai calon penerima Harmony Award, saat ini kami terus berupaya sedemikian rupa agar Tangsel tetap kondusif, sambil terus meningkatkan kinerja, berharap saat yang tepat kami berhak mendapatkan Harmony Award.

Ketua FKUB Muara Enim KH. Sarban Satjoni SH antara lain mengatakan bahwa, beliau lahir 16 Januari 1948 atau 75 tahun dan saat menjadi Ketua FKUB untuk periode kedua. Pada sisi lain beliau juga menyampaikan bahwa sosialisasi PBM (Petaturan Bersama Menteri), Menteri Agama Nomor 9 Tahun 2006, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadat, sudah kami sosialisasikan ke 22 (dua puluh dua Kecamatan) se-Kabupaten Muara Enim, saat ini kami berencana sosialisasi ke Desa-desa.

“Misteri Silaturahmi “, begitu indahnya silaturahmi, mampu menguak berbagai misteri kehidupan yang tak terduga, fakta tak terbantah bahwa, silaturahmi dapat membuat kita semakin sehat, panjang umur (sisa usia kita makin berlipat ganda manfaat dan kualitasnya), dan insya-Allah dapat membuka sejuta misteri pintu rejeki (tidak dalam arti rejeki materi fisik semata, tetapi lebih dari itu, berupa relasi dan peluang).

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari teropongpost.id di Google News.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.