Teropongpost, Kab.Tangerang – Sekretaris Camat (Sekcam) Mauk, Mahfud Kuzaeni, bersama Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Mauk, melakukan monitoring intensif pasca penyaluran bantuan pangan dari Badan Urusan Logistik (Bulog) di wilayahnya pada Kamis, 4 Juni 2026.
Menurut sekcam Mauk, bahwa langkah ini diambil untuk memastikan setiap kilogram beras bantuan benar-benar sampai ke tangan keluarga penerima manfaat (KPM).
Kegiatan monitoring yang dilakukan secara langsung di lapangan ini bertujuan untuk memverifikasi kelancaran distribusi dan ketepatan sasaran bantuan, tambah penjelasan sekcam Mauk
Sekcam Mauk, Mahfud Kuzaeni menegaskan bahwa seluruh bantuan pangan telah berhasil disalurkan dengan baik. “Semua bantuan sudah terdistribusi dengan baik kepada keluarga penerima manfaat. Statusnya pun kini sudah tervalidasi 100 persen melalui aplikasi Bulog,” kata Mahfud Kuzaeni, didampingi Kasi Trantib. Pernyataan ini menunjukkan akurasi data dan kelancaran proses administrasi.
Lebih lanjut, Mahfud menjelaskan bahwa monitoring tersebut juga krusial untuk mendeteksi dan mengatasi potensi hambatan, baik dari sisi administrasi maupun logistik, yang mungkin timbul di lapangan. Hal ini dilakukan demi menjaga integritas program bantuan sosial pemerintah.
Secara rinci, bantuan pangan Bulog yang telah diterima masyarakat di Desa Marga Mulya sebanyak 1.823 paket, sementara di Desa Ketapang terdistribusi 1.651 paket. Total keseluruhan, sebanyak 3.474 paket telah berhasil disalurkan di kedua desa tersebut.
Kolaborasi antara Sekcam dan Kasi Trantib dalam proses monitoring ini menjadi wujud nyata komitmen transparansi berlapis dalam program jaring pengaman sosial.
Penggunaan validasi digital melalui aplikasi Bulog semakin memperkuat akuntabilitas, memastikan data bergerak secara real-time serta meminimalkan risiko kesalahan penyaluran. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah.
Dengan rampungnya distribusi ribuan paket pangan tersebut, diharapkan beban ekonomi masyarakat, terutama di Desa Ketapang dan Marga Mulya, dapat sedikit terbantu. Selain itu, langkah ini juga berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Mauk.







