Teropongpost, Tangsel, -Pondok An Naqoyah bekerja sama dengan BAZNAS Kota Tangerang Selatan menggelar Program Santripreneur dengan tema “Dari Pesantren, Tumbuh Santri Mandiri dan Berdaya”.
Kegiatan ini merupakan ikhtiar Pondok An Naqoyah untuk mendampingi santri agar tidak hanya unggul dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga memiliki keberanian berkarya dan keterampilan berusaha.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Coach Dr. Naqoy selaku pengasuh Pondok An Naqoyah, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangsel Dr. Ahmad Rifai, M.A., serta para santri.
Coach Dr. Naqoy mengatakan, program Santripreneur ini dirancang untuk membangun kemandirian santri dengan jiwa kewirausahaan yang berlandaskan nilai kejujuran dan tanggung jawab.
“Kami percaya bekal santri itu terus bertumbuh ketika ilmu dan akhlak diwujudkan dalam karya. Melalui program ini kami ingin santri mengenali potensi dirinya dan berani membangun kemandirian,” ujar Naqoy.
Menurutnya, makna berwirausaha bagi santri jauh lebih luas dari sekadar bisnis.
“Belajar berwirausaha itu belajar menepati janji, melayani dengan sepenuh hati, mengelola amanah, dan tetap berusaha saat menghadapi kesulitan. Itu bekal penting agar santri bisa berdiri mandiri dan memberi manfaat bagi lingkungannya,” tegasnya.
Naqoy menambahkan, kolaborasi dengan BAZNAS Tangsel menjadi langkah penting dalam pemberdayaan santri.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangsel atas kerja sama dan kepeduliannya. Semoga langkah bersama ini membuka lebih banyak kesempatan bagi lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, produktif, dan berdaya. Dari ilmu menjadi keterampilan, dari keterampilan menjadi kemandirian, dan dari kemandirian menjadi kebermanfaatan,” pungkasnya.







