Teropongpost, Tangsel, -Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangsel bersama Pemkot MOU dengan STIH IBLAM dan Universitas Salakanagara. Penandatanganan dilakukan saat kegiatan Sosialisasi Program Beasiswa dan Magang ke Taiwan, Sabtu (29/8/2026).
Kerja sama ini untuk menjalankan program beasiswa, kuliah, dan magang ke Taiwan bagi lulusan SMA dan SMK yang dihadiri oleh Stafsus Walikota Tangsel Bidang Pendidikan RR. Dewi Anggraeni juga merupakan Guru Besar STIH IBLAM, Stafsus Walikota Tangsel Bidang Perindustrian dan Perdagangan Imam Darmadi, Ketua AGPAII Tangsel Budi Mulia.
Dalam keterangannya Ketua Kadin Tangsel, Marhadi mengatakan program ini juga bertujuan menekan angka pengangguran di Tangsel. Pada 2025, angka pengangguran di Tangsel tercatat turun menjadi 4,13 persen.
“Melalui sinergi dengan Pemkot, IBLAM, Salakanagara, dan kampus lain, kami ingin anak-anak Tangsel dapat pendidikan layak tanpa terbebani biaya tinggi,” ujarnya.
Dalam MOU ini, IBLAM dan Salakanagara akan menyelenggarakan kuliah 2 semester pertama di Indonesia. Selama itu, Kadin akan memberikan pelatihan attitude, bahasa Inggris, dan bahasa Mandarin. Pelatihan ini jadi syarat seleksi untuk diberangkatkan ke Taiwan.
Program ini tidak memungut biaya di awal. Biaya kuliah akan dibayar dengan sistem cicilan setelah peserta bekerja di Taiwan.
“Kami mencari lulusan SMA/SMK yang punya motivasi dan semangat. Yang kami butuhkan bukan hanya pintar, tapi patuh dan punya etika. Karena mereka akan bekerja di negara dengan budaya berbeda,” jelasnya.
Kadin bersama Pemkot Tangsel juga menjamin keberangkatan legal peserta. Hal ini untuk mencegah kasus pekerja ilegal seperti yang sering terjadi.
“Orang tua tidak perlu khawatir. Ada Kadin, Pemkot, dan kampus yang akan mendampingi. Ini program Pemkot Tangsel untuk membantu anak-anak dari keluarga yang membutuhkan,” tegasnya.
Selain IBLAM dan Salakanagara, Kadin juga bekerja sama dengan kampus lainnya. Marhadi memastikan program ini akan berjalan berkelanjutan.







