HUT ke-40 PPAL, Mantan KSAL dan Ribuan Purnawirawan TNI AL Ziarah ke TMPNU Kalibata

HUT ke-40 PPAL, Mantan KSAL dan Ribuan Purnawirawan TNI AL Ziarah ke TMPNU Kalibata
JAKARTA – Peringatan HUT ke-40 PPAL (Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut) diwarnai kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026). Agenda tersebut dihadiri sejumlah mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama lebih dari 1.000 purnawirawan TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan HUT ke-40 PPAL tersebut dipimpin Ketua Umum PPAL Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono. Sejumlah mantan KSAL turut hadir, yakni Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, serta Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno.

Selain para mantan KSAL, prosesi ziarah dan tabur bunga dalam rangka HUT ke-40 PPAL juga diikuti Ketua Umum Purnawirawan Istri TNI AL (PIPAL) Ny. Vero Yudo Margono beserta jajaran pengurus, anggota PPAL, Purnawirawan Prajurit Korps Wanita Angkatan Laut (PP Kowal), serta purnawirawan TNI AL yang datang dari berbagai daerah. Kehadiran lintas generasi tersebut memperlihatkan kuatnya ikatan organisasi di lingkungan keluarga besar TNI AL.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengheningkan cipta. Setelah itu, Yudo Margono meletakkan karangan bunga di monumen utama TMPNU Kalibata sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.

Read More

Prosesi dilanjutkan dengan tabur bunga di sejumlah makam tokoh TNI Angkatan Laut. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan organisasi, tetapi juga menjadi sarana refleksi terhadap sejarah perjuangan serta pengabdian para pendahulu dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Beberapa makam yang menjadi tujuan ziarah antara lain makam mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto, mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) H.M. Sudomo, Brigjen TNI (Purn) Hari Soewarno, Letkol Laut (Purn) Soekarno Hadibroto, dan Lettu Marinir (Purn) Sutan Umar.

Ziarah juga dilakukan ke sejumlah makam pahlawan TNI Angkatan Laut lainnya. Penghormatan tersebut merepresentasikan upaya PPAL untuk mempertahankan memori kolektif mengenai jasa para prajurit yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PPAL Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono menyampaikan bahwa ziarah merupakan momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus mengambil nilai keteladanan dari pengabdian mereka. Momentum tersebut juga digunakan untuk memperkuat hubungan antarpurnawirawan sesuai tema HUT ke-40 PPAL, “Merajut Silaturahmi untuk Negeri.”

“Pengabdian prajurit Jalasena kepada bangsa dan negara tidak akan pernah terputus, meskipun telah memasuki masa purna tugas. Melalui wadah PPAL, purnawirawan TNI AL terus berkomitmen memberikan sumbangsih pemikiran, pengabdian nyata, serta menjaga soliditas kebangsaan demi keutuhan laut Nusantara,” ujar Yudo Margono.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa masa purna tugas tidak dipandang sebagai berakhirnya bentuk pengabdian kepada negara. Melalui organisasi PPAL, para purnawirawan tetap memiliki ruang untuk menyumbangkan gagasan, pengalaman, serta kontribusi sosial sesuai kapasitas masing-masing.

Bagi PPAL, tradisi ziarah dan tabur bunga juga memiliki dimensi organisatoris karena menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas dan persaudaraan keluarga besar purnawirawan TNI AL. Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan generasi terdahulu diharapkan tetap menjadi landasan dalam menjalankan peran organisasi di tengah dinamika kehidupan berbangsa.

Memasuki usia empat dekade, PPAL diharapkan semakin mampu menjaga kesinambungan hubungan antarpurnawirawan sekaligus mempertahankan nilai-nilai kejuangan. Organisasi tersebut juga diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif melalui pemikiran dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rangkaian peringatan HUT ke-40 PPAL di TMPNU Kalibata pada akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Ziarah dan tabur bunga menjadi simbol kesinambungan pengabdian, penghormatan terhadap jasa para pendahulu, serta penguatan komitmen purnawirawan TNI AL untuk tetap berkontribusi bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Versi ini mempertahankan seluruh nama tokoh, lokasi, tanggal, tema HUT, serta kutipan Yudo Margono, tetapi mengubah konstruksi kalimat dan alur informasi agar lebih orisinal dan sesuai karakter berita media online.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.