Bercampur Dengan Adukan Tanah, Program P3TGAI 2026 di Desa Jagabaya Diduga Ada Penyimpangan

Bercampur Dengan Adukan Tanah, Program P3TGAI 2026 di Desa Jagabaya Diduga Ada Penyimpangan

Teropongpost, Lebak, – Pelaksanaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air atau P3TGAI tahun anggaran 2026 di Desa Jagabaya, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten. Diduga di kerjakan asal jadi.

Dari pantauan di lapangan diketahui proyek dengan nilai anggaran 195.000.000 rupiah yang bersumber dari kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia tersebut diduga mengangkangi petunjuk dan teknis (juknis) yang dapat berdampak pada kualitas hasil bangunan.

Terlihat dari pemasangan batu dibagian bawah yang diduga sengaja di campur dengan adukan tanah, semestinya pemasangan batu tersebut di campurkan dengan adukan semen dan pasir sesusai ketentuan juknis program P3TGAI dibawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWS-C3).

Read More

selain itu, ditemukan pula ukuran pondasi dasar yang hanya berukuran 10 cm dinilai telah mengangkangi juknis dimana seharusnya pondasi dasar memiliki ketinggian 20cm agar kualitas bangunan tetap kokoh dan tidak mudah roboh.

Mirisnya, dari keterangan salah satu sumber yang terlibat dalam program P3TGAI di Desa Jagabaya menyampaikan adanya dugaan setoran dana sebesar 30% dari nilai anggaran yang di serahkan kepada oknum Aspirator atau pembawa Prpgram berinisial D.

Selain itu, oknum D juga diduga turut berperan dalam mengatur pengerjaan dalam proyek P3TGAI. Saat di konfirmasi awak media pada Senin, (13/7/26) melalui pesan singkat WhatsApp Oknum D seolah enggan memberikan keterangan apapun.

“Walaikumsalam, salam kenal juga pak, Saya D Siapa salah satu orang itu? ” Jawab D sambil kembali bertanya.

Untuk diketahui program P3TGAI tahun anggaran 2026 adalah program padat karya tunai dari pemerintah (melalui Kementerian Pekerjaan Umum) untuk memperbaiki dan merehabilitasi saluran irigasi pedesaan yang dikerjakan langsung oleh petani secara swakelola dengan sistem Pelaksanaan Menggunakan pola pemberdayaan masyarakat dan padat karya tunai.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan menggerakkan perekonomian masyarakat pedesaan.

Hingga berita ini di tayangkan ketua Petani Pengguna Air (P3A) kali Cirepet Desa Jagabaya belum juga dapat ditemui.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.