ASOPPSI Tangsel Dorong UMKM Perkuat Branding Lewat Sertifikasi Halal

ASOPPSI Tangsel
ASOPPSI Tangsel
Teropongpost, Tangsel, -Asosiasi Pengusaha Pemula Sukses Indonesia (ASOPPSI) DPK Tangsel menggelar kegiatan Seminar dan Halal Bihalal bertemakan “Penguatan Branding UMKM dengan Sertifikasi Halal Produk dan Halal Bihalal”. Yang diadakan di Aula GSG Kecamatan Pamulang, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Pamulang H. Mukroni, Kabid UMKM Dinkop UKM Kota Tangsel Aminudin, Ketua Halal Center (Yahida) Yayasan Perguruan Islam Anwarul Hidayah Priyono, Perwakilan Matana University Dosen Anton, Kacab BSI Serua Indah Asti Palupi, BPJS Ketenagakerjaan Kacab Ciputat Reza, dan tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya Camat Pamulang Mukroni mengatakan apresiasi kepada ASOPPSI yang terus berperan aktif dalam membangun dan mengembangkan pelaku UMKM di wilayah Pamulang.

Read More

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ASOPPSI yang selama ini konsisten mendukung kemajuan UMKM. Sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah kecamatan sangat penting dalam mempromosikan produk olahan lokal agar semakin dikenal luas,” ujarnya.

Seminar ini menitikberatkan pada pentingnya branding bagi pelaku UMKM, khususnya melalui kepemilikan sertifikat halal sebagai nilai tambah dalam meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, sertifikasi menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas pasar, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua ASOPPSI DPK Tangsel Agie Sugiati juga menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yang telah mendukung ASOPPSI Tangsel hingga saat ini.

“Acara hari ini merupakan penyelenggaraan halal bihalal sekaligus sosialisasi pelatihan dan kewajiban sertifikasi halal yang akan berlaku mulai Oktober 2026,” terangnya.

ASOPPSI Kota Tangsel memiliki anggota yang sangat banyak, hampir mencapai 505 orang. Anggota terbagi dalam beberapa bidang usaha seperti fashion, craft dan sebagian besar 90% bergerak di bidang kuliner.

Acara halal bihalal dan pelatihan kali ini pun terselenggara berkat kerjasama dua program unggulan ASOPPSI, yaitu ASOPPSI Berbagi dan Ngobras ASOPPSI.

ASOPPSI Berbagi dilaksanakan setiap Jumat dengan membagikan menu produk dari anggota yang dijual dengan harga terjangkau, hanya Rp 5.000. Dana ini berasal dari infak rutin anggota sebesar Rp 20.000 – Rp 25.000 yang menjadi subsidi. Program ini bukan sekadar sedekah, tetapi juga sarana promosi dan branding produk UMKM.

“ASOPPSI Berbagi konsisten diadakan tiap Jumat tanpa libur, menyalurkan bantuan kepada dhuafa, petugas kebersihan, tukang parkir, dan petugas masjid,” terangnya.

Selanjutnya, Ngobras ASOPPSI, singkatan dari “Ngobrol Bareng Santai Sambil Ngopi dan Arisan”, adalah kegiatan santai sambil kopi dan arisan yang diikuti sekitar 60-70 anggota per putaran selama 10 bulan. Kegiatan ini tidak hanya arisan, tetapi juga diisi dengan seminar, pelatihan, dan sesi berbagi ilmu.

“Konsep Ngobras ASOPPSI adalah “cafe to cafe, warung to warung, lapak to lapak”, yaitu mendukung usaha anggota dengan berkumpul di tempat usaha mereka, melakukan arisan, sekaligus membeli produk sesama anggota. Semoga kegiatan ini terus berjalan positif dan makin bermanfaat,” katanya.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan, khususnya Bapak Wali Kota Benyamin Davnie yang telah mendukung acara ini, termasuk menyediakan makan siang gratis bagi peserta.

Hari ini, ASOPPSI Tangsel sangat berterima kasih atas kehadiran Priyono dari Halal Center Yahida. Insya Allah ke depan akan ada kolaborasi dalam mendampingi UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal gratis sesuai dengan regulasi wajib halal yang mulai berlaku Oktober 2026.

Kami juga meresmikan ASOPPSI Halal Crew, komunitas pendamping UMKM dalam proses sertifikasi halal. Semoga kerja sama ini semakin memudahkan UMKM di Kota Tangerang Selatan dalam mengakses program sertifikasi halal dari BPJPH.

“Seperti yang diketahui mayoritas anggota ASOPPSI adalah perempuan, para emak-emak tangguh yang berdaya dan berdampak positif bagi komunitas. Kami berharap pendampingan dari Halal Center dan dukungan pemerintah dapat terus menginspirasi semangat juang para perempuan untuk berdaya dan berkarya, meneruskan spirit Kartini. Alhamdulillah saat ini ada sekitar 70 Persen anggota ASOPPSI Tangsel yang memiliki UMKM kuliner telah tersertifikasi halal,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan MOU antara ASOPPSI Tangsel bersama Matana University terkait dengan pendanaan bagi UMKM dari berbagai bidang yang ada di Kota Tangsel selama kurang-lebih 5 tahun mendatang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.