PHSS Perkuat Kemitraan dengan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar melalui Pertandingan Mini Soccer

PHSS Perkuat Kemitraan dengan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar melalui Pertandingan Mini Soccer
Teropongpost, SAMARINDA — PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui pertandingan persahabatan mini soccer di Lapangan Mini Soccer Aubry, Samarinda, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangun komunikasi lintas lembaga guna mendukung keberlanjutan operasi hulu minyak dan gas bumi (migas) di Kalimantan Timur.

Kemitraan PHSS dengan pemerintah daerah dinilai penting untuk menjaga koordinasi antara perusahaan dan para pemangku kepentingan. Melalui kegiatan olahraga bersama, hubungan antarlembaga diharapkan semakin terbuka, sehingga komunikasi dan pemahaman terhadap kebutuhan masing-masing pihak dapat berkembang di luar mekanisme pertemuan formal.

Pertandingan persahabatan mini soccer tersebut melibatkan tim PHSS, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini diarahkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah.

Olahraga sebagai Sarana Memperkuat Kolaborasi

Perwakilan PHSS, Erwin Nurbeliana, mengatakan hubungan yang konstruktif dengan pemerintah daerah merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan operasional perusahaan. Menurutnya, kemitraan yang terpelihara dengan baik membutuhkan komunikasi berkesinambungan dan keterlibatan aktif para pemangku kepentingan.

Read More

Erwin menjelaskan, pertandingan persahabatan memberikan kesempatan bagi para pihak untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai. Pola komunikasi semacam ini diharapkan dapat memperkuat rasa saling memahami sekaligus mendukung koordinasi ketika perusahaan dan pemerintah daerah menjalankan tanggung jawab masing-masing.

“Bagi PHSS, kegiatan pertandingan olahraga persahabatan seperti ini menjadi langkah strategis dalam membangun hubungan yang harmonis dan kolaboratif dengan pemerintah daerah dalam suasana interaksi yang lebih informal dan cair. Sehingga lebih mudah untuk terbangun perasaan dan pemahaman yang sama,” jelas Erwin.

Ia menambahkan, komunikasi informal dapat menjadi pelengkap koordinasi resmi karena membuka ruang bagi setiap pihak untuk memahami prioritas, kebutuhan, dan tantangan yang dihadapi. Meski demikian, efektivitas kemitraan tetap perlu diwujudkan melalui komunikasi yang konsisten dan kerja sama nyata dalam pelaksanaan tugas.

Bagi PHSS, hubungan dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari pendekatan untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mendukung terciptanya nilai tambah bagi masyarakat. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan kerja sama yang kondusif bagi kegiatan industri hulu migas dan pembangunan wilayah.

Pemprov Kalimantan Timur Dukung Komunikasi Konstruktif

Apresiasi terhadap inisiatif tersebut disampaikan Kepala Bagian Protokol pada Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Median Canserio. Ia menilai kegiatan bersama seperti pertandingan olahraga dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang lebih positif antara perusahaan dan pemerintah daerah.

Menurut Median, komunikasi terbuka dan konstruktif merupakan unsur penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Hubungan yang terjaga diharapkan memudahkan para pemangku kepentingan membangun kesamaan pemahaman dalam menghadapi berbagai kebutuhan pembangunan daerah.

“Momentum ini dapat mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan semangat kolaborasi demi kemajuan Kalimantan Timur,” ungkap Median.

Harapan tersebut menegaskan bahwa kemitraan antarlembaga dapat dipelihara melalui beragam pendekatan, baik melalui forum resmi maupun aktivitas bersama. Namun, keberlanjutan kolaborasi tetap bergantung pada kemampuan setiap pihak menerjemahkan komunikasi menjadi koordinasi dan program yang memberikan manfaat.

Pemkab Kutai Kartanegara Raih Posisi Pertama

Pertandingan mini soccer berlangsung dalam suasana akrab dengan tetap mengedepankan sportivitas. Para peserta mengikuti kompetisi dengan antusias, sementara dukungan suporter turut menambah semarak kegiatan.

Dalam hasil pertandingan, tim Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menempati posisi pertama. Tim Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berada di urutan kedua, sedangkan PHSS meraih posisi ketiga.

Meskipun menggunakan format kompetisi, penyelenggaraan kegiatan ini lebih menekankan nilai persahabatan dan kebersamaan daripada hasil pertandingan. Interaksi di lapangan diharapkan dapat memperkuat hubungan personal yang mendukung komunikasi profesional dalam kegiatan sehari-hari.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Ismed, mengatakan pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antara pemerintah daerah dan PHSS.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Hal yang lebih penting adalah menjaga silaturahmi, membangun kekompakan, dan memperkuat hubungan baik demi kerja sama yang lebih harmonis ke depannya. Semoga semangat kebersamaan yang terjalin di lapangan dapat terus kita bawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ungkap Ismed.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan agar semangat kebersamaan tidak berhenti setelah kegiatan olahraga selesai. Nilai saling menghormati, komunikasi, dan kerja sama diharapkan dapat diterapkan dalam koordinasi lintas lembaga serta pelaksanaan program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Kemitraan Daerah dalam Mendukung Keberlanjutan Hulu Migas

PHSS merupakan salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang beroperasi di Zona 9 dan mengelola kegiatan usaha hulu migas di Wilayah Kerja Sanga Sanga, Kalimantan Timur. Dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.

PHSS juga beroperasi sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama bagi pemerintah Indonesia yang diwakili oleh SKK Migas. Dalam kerangka tersebut, pelaksanaan kegiatan usaha hulu migas membutuhkan perhatian terhadap aspek keselamatan, keandalan operasi, kepatuhan terhadap ketentuan, dan pengelolaan dampak lingkungan.

Bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya, PHSS terus mengembangkan inovasi serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan produksi migas yang aman, efisien, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan. Hubungan yang konstruktif dengan pemerintah daerah menjadi salah satu unsur pendukung koordinasi dalam menjalankan kegiatan tersebut.

Pertandingan persahabatan mini soccer di Samarinda merupakan salah satu bentuk pendekatan PHSS dalam menjaga hubungan dengan pemangku kepentingan. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan kemitraan dapat dilakukan melalui ruang interaksi yang beragam, selama tetap diarahkan pada komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang produktif.

Ke depan, sinergi antara PHSS, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara diharapkan terus berkembang melalui koordinasi yang berkesinambungan. Dengan hubungan antarlembaga yang terpelihara, para pihak diharapkan dapat mendukung keberlanjutan kegiatan hulu migas sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan Kalimantan Timur.

Semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen PHI dan PHSS untuk mendukung keberlanjutan energi nasional melalui kampanye #EnergiKalimantanUntukIndonesia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.