Teropongpost, Jakarta – Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 4 resmi dibuka oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui platform Skillhub. Pendaftaran berlangsung mulai 29 Juli hingga 12 Agustus 2026, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan berbasis kompetensi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia agar lebih adaptif terhadap perubahan pasar kerja.
Pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 mencerminkan komitmen Kemnaker dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi. Melalui platform Skillhub di skillhub.kemnaker.go.id, peserta dapat memilih berbagai jenis pelatihan yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi sehingga hasil pembelajaran diharapkan memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan sektor industri maupun peluang kewirausahaan.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menilai bahwa perubahan yang berlangsung di dunia kerja menuntut tenaga kerja untuk terus melakukan peningkatan kemampuan. Karena itu, Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 dihadirkan sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi transformasi pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif.
“Melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Bekal keterampilan yang dimiliki diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang, baik untuk bekerja maupun berwirausaha,” ujar Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam seluruh program pelatihan mengacu pada sistem berbasis kompetensi. Dengan model tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas profesional maupun usaha mandiri.
Menurut Darmawansyah, penguatan kompetensi menjadi faktor penting di tengah perubahan teknologi, digitalisasi industri, serta meningkatnya kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki kemampuan spesifik. Oleh sebab itu, pelatihan vokasi diposisikan sebagai salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Selain memberikan pembelajaran teknis, program ini juga diharapkan mampu memperluas peluang masyarakat untuk memasuki sektor formal maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, peserta memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan produktivitas dan memperoleh akses terhadap lapangan pekerjaan yang lebih luas.
Kemnaker mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memilih bidang pelatihan yang sesuai dengan minat, kemampuan, serta rencana pengembangan karier masing-masing. Pemilihan program yang tepat dinilai akan memberikan manfaat optimal bagi peserta setelah menyelesaikan proses pelatihan.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 berlangsung hingga 12 Agustus 2026. Selanjutnya, tahapan seleksi peserta akan dilaksanakan pada 13–19 Agustus 2026, disusul pengumuman hasil seleksi pada 20 Agustus 2026, sementara kegiatan pelatihan dijadwalkan mulai 26 Agustus 2026.
Menutup keterangannya, Darmawansyah mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan mengikuti program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kompetensi dan kesiapan menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja di masa mendatang.
“Jangan lewatkan kesempatan ini. Manfaatkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 untuk meningkatkan keterampilan dan memperkuat kesiapan menghadapi dunia kerja yang terus berkembang,” kata Darmawansyah.







