Teropongpost, Tangsel, -DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangsel menggelar Pelantikan Pengurus Pengurus Kecamatan (PK) se-Kota Tangsel dan Rakerda Pengurus Periode 2025-2028, dengan tema “Akselerasi Potensi Pemuda: Menguatkan Infrastruktur, Membangun Ruang Kolaborasi Berkelanjutan”, yang dilaksanakan di Blandongan Tandon Ciater Serpong. Selasa, (9/6/26).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Tangsel H. Abdul Rasyid, Sekdis Perpustakaan dan Kearsipan Tommy Patria, Ketua KADIN Kota Tangsel Marhadi, Ketua KONI Kota Tangsel Mahludin (Icha), Perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP), serta tamu undangan lainnya.
Dalam keterangannya Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, H. Abdul Rasyid, mengapresiasi DPD KNPI Kota Tangsel atas pelaksanaan rapat kerja yang bertema “Akselerasi Pemuda: Menguatkan Infrastruktur, Membangun Ruang Kolaborasi Berkelanjutan.” Tema ini sangat penting mengingat peran pemuda sebagai katalisator pembangunan daerah.
“Dengan populasi pemuda yang diperkirakan mencapai lebih dari 30 persen pada 2025, pemuda dituntut menjadi pelopor inovasi dan penjaga nilai kebangsaan. Untuk itu, diperlukan penguatan organisasi, peningkatan kapasitas, dan kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” katanya.
DPRD berharap KNPI mampu menghasilkan program nyata yang memberdayakan pemuda dalam kompetensi, kewirausahaan, literasi digital, dan kepemimpinan, serta menjadi wadah dialog dan kolaborasi yang inklusif.
“DPRD juga terbuka untuk menjalin kerja sama demi kemajuan daerah. Semoga kegiatan ini sukses dan memberikan manfaat besar bagi pemuda dan masyarakat Kota Tangerang Selatan,” imbuhnya.
Sementara itu Sopian Hadi Permana selaku Ketua DPD KNPI Kota Tangsel mengatakan bahwa Pihaknya telah melakukan diskusi dengan provinsi mengenai pembaharuan SK yang merupakan kelanjutan dari SK (Caretaker) sebelumnya dan tidak dapat dipisahkan.
“Fokus utama kami saat ini adalah membangun ekosistem organisasi pemuda di wilayah Tangerang Selatan. Saat ini kami menghadapi kendala serius, yakni ketiadaan gedung sekretariat dan dana hibah yang memadai. Oleh karena itu, kami telah mengajukan proposal pembangunan gedung pemuda dan pengajuan dana hibah kepada Wali Kota serta instansi terkait,” terangnya.
Usulan tersebut telah diteruskan ke dinas teknis dan kami sedang menjajaki lokasi yang strategis. Dikarenakan saat ini sekretariat masih berada di Community Center Pamulang, yang kondisinya kurang representatif dan tidak mendukung aktivitas kami secara optimal.
“Kami berharap gedung baru dapat menyediakan fasilitas lengkap dengan ruang pertemuan dan kamar yang dapat digunakan berbagai organisasi kepemudaan. Hal ini penting karena saat ini banyak organisasi harus menyewa tempat di luar daerah untuk kegiatan mereka,” jelasnya.
Selain itu, kami mengusulkan pengalokasian dana stimulan bagi OKP yang telah diterapkan di beberapa daerah lain sebagai bentuk dukungan pembinaan pemuda. Dana tersebut diharapkan dapat membantu tertib administrasi dan operasional organisasi.
“Kami juga menyayangkan kurangnya dukungan dari Dispora selama ini, padahal KNPI berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan pemuda. Kami mengajak semua pihak, khususnya senior dan dinas terkait, untuk bersinergi mendukung kemajuan kepemudaan di Tangsel,” tuturnya.
“Semoga ke depan pemuda dan organisasi kepemudaan di Tangerang Selatan dapat berkembang lebih baik dan berkontribusi signifikan bagi daerah,” tandasnya.







