Teropongpost, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) secara resmi membuka Pekan Dekranasda Kota Tangerang Selatan 2026 di Bintaro Jaya Xchange Mall, Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 25 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat promosi produk unggulan UMKM dan sektor ekonomi kreatif, sekaligus memperluas kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
Pembukaan Pekan Dekranasda Kota Tangerang Selatan 2026 dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo serta Ketua Dekranasda Kota Tangerang Selatan Truetami Ajeng. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran perangkat daerah, pelaku UMKM, komunitas ekonomi kreatif, mitra usaha, dan masyarakat yang memberikan dukungan terhadap pengembangan produk lokal.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki peran yang semakin strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pekan Dekranasda Kota Tangerang Selatan 2026 dipandang sebagai sarana untuk memperkuat posisi produk lokal agar mampu bersaing di pasar regional, nasional, hingga internasional.
Bambang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, Dekranasda, pelaku usaha, sponsor, dan komunitas menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dekranasda, Dinas Pariwisata, para pelaku UMKM, sponsor, mitra, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan bahwa Tangerang Selatan memiliki beragam potensi ekonomi kreatif yang berkembang pada berbagai subsektor, mulai dari kriya, fesyen, kuliner, hingga produk kreatif lainnya. Potensi tersebut perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas produk, inovasi, serta strategi pemasaran yang mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin kompetitif.
Menurut Bambang, pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat dilepaskan dari upaya meningkatkan daya saing pelaku UMKM. Oleh sebab itu, pemerintah daerah mendorong pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah, identitas lokal, dan kualitas yang sesuai dengan standar pasar modern.
“Ekonomi kreatif saat ini telah menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah. Kreativitas, inovasi, dan kualitas produk menjadi modal utama dalam memenangkan persaingan,” katanya.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa Pekan Dekranasda tidak hanya berfungsi sebagai ruang pamer produk unggulan, tetapi juga sebagai platform yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen, investor, mitra bisnis, serta jaringan pemasaran yang lebih luas. Interaksi tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja sama baru yang mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Melalui kegiatan ini kami berharap semakin banyak produk unggulan Kota Tangerang Selatan yang dikenal masyarakat dan mampu bersaing, tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga menembus pasar internasional,” ucapnya.
Sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi lokal, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mengembangkan berbagai program pendampingan bagi UMKM. Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan, fasilitasi promosi, digitalisasi pemasaran, perluasan akses pembiayaan, hingga pengembangan jejaring kemitraan dengan berbagai sektor.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Tangerang Selatan Truetami Ajeng menyatakan bahwa penyelenggaraan Pekan Dekranasda Kota Tangerang Selatan 2026 merupakan momentum penting untuk memperkenalkan hasil karya para perajin, pelaku UMKM, dan komunitas ekonomi kreatif kepada masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi produk lokal sekaligus memperluas peluang pemasaran.
“Melalui Pekan Dekranasda ini kami ingin memberikan ruang bagi para perajin, pelaku UMKM, dan insan ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaiknya. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan memperluas jaringan pemasaran hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Truetami.
Ia menambahkan bahwa Dekranasda akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas kreatif, akademisi, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mendorong lahirnya produk-produk lokal yang inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Selain menghadirkan pameran berbagai produk unggulan UMKM, Pekan Dekranasda Kota Tangerang Selatan 2026 juga diisi dengan beragam kegiatan pendukung, seperti pertunjukan seni budaya, penampilan musik, lokakarya (workshop), peragaan busana (fashion show), serta berbagai aktivitas interaktif yang memberikan pengalaman edukatif sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Pekan Dekranasda Kota Tangerang Selatan 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas UMKM, perluasan akses pasar, serta kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mengantarkan produk-produk unggulan Tangerang Selatan memasuki pasar internasional.







