Pasar Murah Pertamina di Pulau Bunyu Salurkan Manfaat Ganda, Hasil Penjualan Dukung Pendidikan

Pasar Murah Pertamina di Pulau Bunyu Salurkan Manfaat Ganda, Hasil Penjualan Dukung Pendidikan
Teropongpost, Pulau Bunyu, Kalimantan UtaraPasar Murah Pertamina di Pulau Bunyu tidak hanya diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga dirancang menghasilkan manfaat sosial lanjutan. Melalui program yang digelar PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field tersebut, sebanyak 1.000 paket sembako bersubsidi disalurkan kepada masyarakat, sementara hasil penjualannya didonasikan untuk mendukung sektor pendidikan di Pulau Bunyu.

Dalam pelaksanaan Pasar Murah Pertamina di Pulau Bunyu, setiap paket sembako ditawarkan dengan harga Rp30 ribu. Program yang berlangsung di Balai Handasa Patra, Desa Bunyu Timur, pada akhir Agustus 2026 itu menyasar masyarakat Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, khususnya kelompok desil 1–4.

Pola Pasar Murah Pertamina di Pulau Bunyu tersebut menunjukkan pendekatan pemberdayaan yang tidak berhenti pada pemberian akses terhadap bahan kebutuhan pokok. Pendataan penerima dilakukan bersama Pemerintah Kecamatan Bunyu, sedangkan hasil penjualan paket kemudian diarahkan kembali untuk kepentingan masyarakat melalui dukungan terhadap pendidikan.

Mewakili manajemen PEP Bunyu Field, Sidik Mangku Alam mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Program Pasar Murah ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan membuka akses mereka terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga membantu menjaga daya beli keluarga. Di PEP Bunyu Field, kami terus berupaya menghadirkan kontribusi yang relevan dengan kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat Bunyu,” ujar Sidik, dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).

Menurut Sidik, keberadaan hubungan yang konstruktif antara perusahaan dan masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas hulu minyak dan gas bumi (migas) di Bunyu. Relasi tersebut sekaligus berkaitan dengan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.

“Semoga produksi migas di Bunyu dapat terus berjalan dengan selamat dan andal sehingga dapat terus memberikan manfaat, termasuk mendukung kebutuhan energi dan pasokan listrik bagi masyarakat Bunyu dan Tarakan,” katanya.

Pelaksanaan program melibatkan Pemerintah Kecamatan Bunyu, komunitas lokal Dorang Peduli, serta masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 WITA itu turut dihadiri perwakilan Bappeda Kabupaten Bulungan, Dinas Sosial Kabupaten Bulungan, Muspika Kecamatan Bunyu, dan KUPP Bunyu.

Keterlibatan pemerintah daerah dalam proses pendataan menjadi bagian penting untuk menjaga ketepatan sasaran program. Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bulungan, Hertasning, memberikan apresiasi terhadap penggunaan data desil 1–4 sebagai dasar dalam menentukan penerima manfaat.

“Penggunaan data desil 1–4 menjadi salah satu langkah yang baik dalam memastikan program dapat diterima oleh masyarakat yang memang menjadi sasaran. Kami juga mengapresiasi konsistensi PT Pertamina EP Bunyu Field dalam menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah operasional,” ujar Hertasning.

Dari sisi penerima manfaat, harga paket sembako yang relatif terjangkau dinilai membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga. Susanah Labani, warga RT 1 Desa Bunyu Barat, mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Saya sangat bersyukur atas apa yang diberikan, terutama kepada Pertamina yang selalu hadir dan berbagi dengan masyarakat,” ujar Susanah.

Head Communication Relations & CID Zona 10, Elis Fauziyah, menjelaskan bahwa desain program kali ini memiliki dimensi sosial yang lebih luas. Menurutnya, manfaat kegiatan tidak hanya diukur dari kemampuan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah.

“Menariknya pada program kali ini, manfaatnya tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga berlanjut untuk mendukung pendidikan di Pulau Bunyu,” ujar Elis.

Ia menjelaskan bahwa dana yang berasal dari pembelian paket sembako masyarakat selanjutnya disalurkan untuk mendukung pendidikan. Mekanisme tersebut membawa prinsip partisipasi sosial dengan semangat “dari masyarakat, untuk masyarakat”.

“Kami berharap semangat berbagi dan gotong royong ini dapat terus tumbuh. Kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan masyarakat juga penting untuk menghadirkan program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.

Dengan mekanisme tersebut, program Pasar Murah memiliki manfaat berlapis. Di satu sisi, masyarakat memperoleh akses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau; di sisi lain, transaksi dalam program turut menghasilkan dukungan bagi pendidikan. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dapat dirancang dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari rantai manfaat program.

Selain aspek ekonomi dan pendidikan, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat juga menjadi elemen penting dalam pelaksanaan kegiatan. Sinergi tersebut dapat memperkuat ketepatan sasaran sekaligus menciptakan ruang partisipasi masyarakat dalam program sosial di wilayah operasi.

PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field merupakan bagian dari Zona 10 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan yang dinakhodai PT Pertamina Hulu Indonesia. Bersama SKK Migas, PEP Bunyu Field menjalankan kegiatan operasi hulu migas dengan mengedepankan keselamatan, efisiensi, keandalan, kepatuhan, aspek lingkungan, serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kerangka tersebut menempatkan kegiatan sosial perusahaan tidak semata sebagai aktivitas bantuan, tetapi sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang relevan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Dalam konteks Pulau Bunyu, program Pasar Murah menjadi salah satu bentuk kontribusi yang menghubungkan aspek pemenuhan kebutuhan dasar dengan dukungan terhadap pendidikan.

Melalui pendekatan tersebut, program diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas. Semangat tersebut menjadi bagian dari kontribusi #EnergiKalimantanUntukIndonesia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.