Teropongpost, Tangsel, -PT Mitra Dinamika Sejahtera (MDS) melalui Galeri Etnik Nusantara (GENSA) kembali menggelar kegiatan penting yang menghadirkan kurasi dan laporan progres kemitraan sekaligus membahas rencana kerja kolaborasi ke depan.
Acara berlangsung di Mall WTC Matahari Serpong pada Sabtu, 4 April 2026, dan dihadiri oleh berbagai pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang merupakan anggota GENSA.
Kegiatan ini juga melibatkan pihak-pihak terkait, antara lain perwakilan MDS Rep. Dominica, Pokja Pelatihan dan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, serta sosialisasi program PKW dan PKK bersama LKP GENSA 2026 secara berkelanjutan. Kehadiran mereka semakin memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan UKM menuju pasar global.
Dalam keterangannya, Racheltera Triyati selaku Direktur PT MDS menyampaikan bahwa pertemuan ini selain untuk mempererat silaturahmi melalui kegiatan halal bihalal, juga memuat laporan progres pendampingan, pemasaran, program, dan kurasi mandiri. Selain itu, acara ini menjadi momentum penting untuk menyusun strategi bersama menghadapi tantangan pasar global yang semakin kompetitif, terutama di tengah kondisi resesi saat ini.
“Kolaborasi antar mitra sangat penting untuk mendorong UKM menembus pasar internasional. Kurasi ini difasilitasi oleh Mall WTC Matahari Serpong Tangsel dan diselenggarakan secara mandiri oleh kemitraan PT MDS Grup,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, MDS memaparkan program trading house dan pemasaran di beberapa negara yang telah berhasil menjalin kerja sama dengan importir setempat. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi produk UKM anggota GENSA untuk menembus pasar ekspor.
“Dalam kesempatan ini, program kemitraan baru bernama Berlian Nine Stars sedang dalam progres, sementara Indomalay secara resmi telah dibuka. Program ini berfokus pada pembukaan kurasi dan keanggotaan resmi bagi UKM agar semakin diperkuat dan dapat go global,” tambahnya.
Bagi UKM yang berminat bergabung dalam kegiatan ekspor, GENSA membuka keanggotaan koperasi pemasaran yang saat ini sudah aktif melakukan ekspor sebagai aggregator sekaligus pendukung orientasi pasar ekspor.
“Beragam produk potensial untuk ekspor dan suplai yang rutin masuk dalam kemitraan MDS meliputi sambal, rempah-rempah, buah segar, camilan buah, minuman rempah, kopi, cokelat, kontainer bekas ukuran 20 dan 40 feet, baju gamis dan hijab, kerajinan dari perak dan bambu, hasil tambang dan perkebunan, produk perikanan, minyak sawit, wood pellet, kopra, hasil ikan olahan, serta produk lainnya,” jelasnya.
Ia juga mengimbau seluruh anggota koperasi untuk secara rutin memperbarui katalog dan daftar harga setiap bulan agar kemitraan ini dapat berjalan secara optimal.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar pelaku UKM dan mitra strategis mampu membuka peluang baru dalam pemasaran global serta mendukung semangat gotong royong untuk kemajuan ekonomi bersama.
Sejak 2017, PT MDS aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah, antara lain Pemda Gunungkidul, Pemda Belitung, Pemkab Tangerang, Pemkot Tangerang Selatan, Pemda Luwu Timur, serta Pemkot Sukabumi. Selain itu, sejak 2018 PT MDS mendapat pembinaan dari Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Koperasi dan UKM RI, serta berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan RI untuk mempromosikan produk UMKM ke pasar global melalui pembinaan dan pemasaran koperasi serta UMKM.
“Selain itu, koperasi nasional kami bernama Koperasi Pemasaran Galeri Etnik Nusantara (KOPGENSA), sementara yayasan terkait tetap Yayasan GENSA. Koperasi kami sudah melakukan ekspor dan memiliki Nomor Induk Koperasi (NIK) koperasi primer nasional di bawah Kementerian Koperasi dan UKM RI. Sektor yang kami tangani meliputi pemasaran dalam dan luar negeri di semua sektor produk,” tandasnya.







