Teropongpost.id Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, *Yuti Rama Yanti*, akhirnya buka suara menyikapi viralnya pemberitaan proyek rabat beton gagal mutu di beberapa kecamatan di Lampung Selatan, Rabu ( 28 Oktober 2026 ).
Sebelumnya, jurnalis http://TeropongPost.id mengkonfirmasi Yuti Rama Yanti melalui pesan WhatsApp terkait viralnya foto dan video jalan rabat beton yang baru seumur jagung sudah retak, patah memanjang, dan mengelupas di media sosial.
Berdasarkan pantauan redaksi dan laporan warga, ada *4 lokasi* yang kondisinya memprihatinkan:
1. *Jalan Pelajar SMKN 2 Desa Kedaton, Kalianda* – Tidak jauh dari Rumah Dinas Bupati dan Ketua DPRD Lamsel.
2. *Jalan Rabat Beton Way Gelam – Desa Bali Nuraga, Kec. Way Panji.*
3. *Jalan Rabat Beton Desa Cintamulya, Kec. Candipuro.*
4. *Jalan Rabat Beton Desa Karang Pucung, Kec. Way Sulan.*
Menanggapi itu, Politisi Partai Gerindra tersebut merespon cepat. “Terimakasih infonya akan kami tindak lanjuti dan kami minta klarifikasi Dinas PUPR terkait jalan diatas untuk menegur pihak rekanan yang melaksanakan pembangunan jalan tersebut,” jawab Yuti melalui WhatsApp, Rabu (28/10).
Yuti meminta awak media menunggu klarifikasi resmi dari Dinas PUPR Lamsel. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR belum memberikan jawaban.
Terpisah, Ketua ORMAS GARUDA, *Ali Mukhtamar, SH*, mendesak Komisi III tidak hanya klarifikasi, tapi harus turun langsung.
“Kami minta Komisi III segera Sidak lapangan dan RDP dengan Dinas PUPR dan kontraktor. Dugaan kami jelas, ada penyimpangan mutu, kualitas, dan spesifikasi tidak sesuai bestek/RAB. Ini bukan retak rambut, ini patah struktur,” tegas Ali kepada http://TeropongPost.id.
Ali menambahkan, sesuai Tupoksi, Komisi III punya wewenang Oversight atau pengawasan terhadap proyek infrastruktur, jalan, jembatan, fasilitas publik, serta penggunaan anggaran oleh dinas terkait.
“Jika Bupati Egi dan Dinas PUPR tidak segera bertindak memperbaiki, kami ORMAS GARUDA bersama masyarakat akan gelar aksi unjuk rasa di DPRD Lamsel,” pungkasnya.







