Gelar Penyuluhan Perikanan,TMMD ke-124 Kodim 0602/Serang

Gelar Penyuluhan Perikanan,TMMD ke-124 Kodim 0602/Serang
Teropongpost, Serang, Banten — Penyuluhan perikanan menjadi bagian dari program TMMD ke-124 Kodim 0602/Serang untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan warga Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Silebu, Kamis (15/5/2025), menyasar masyarakat yang beraktivitas sebagai petambak dan nelayan.

Penyuluhan perikanan tersebut menghadirkan Saeful Ardi Wibowo dari Dinas Perikanan Kabupaten Serang sebagai narasumber. Materi yang diberikan mencakup teknik budidaya ikan, pencegahan penyakit, pemilihan bibit, efisiensi pemberian pakan, manajemen usaha, serta strategi pemasaran hasil perikanan.

Dalam pelaksanaan penyuluhan perikanan, puluhan warga tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam diskusi mengenai persoalan yang mereka hadapi di lapangan. Pola tersebut membuat kegiatan lebih diarahkan pada kebutuhan praktis masyarakat dalam mengembangkan usaha perikanan.

Saeful Ardi Wibowo menekankan bahwa penerapan teknologi sederhana dan ramah lingkungan perlu menjadi bagian dari pengelolaan budidaya ikan. Menurutnya, kualitas bibit, efisiensi pakan, pengendalian penyakit, dan pengelolaan produksi merupakan sejumlah aspek yang perlu diperhatikan secara terpadu.

Read More

“Dengan ilmu yang tepat, produktivitas bisa meningkat dan pendapatan masyarakat juga akan bertambah,” jelasnya.

Selain aspek teknis budidaya, materi yang diberikan mencakup strategi pemasaran hasil perikanan. Pendekatan tersebut penting karena pengembangan usaha tidak hanya bergantung pada kemampuan meningkatkan produksi, tetapi juga pada kemampuan mengelola hasil agar memiliki nilai ekonomi dan dapat menjangkau pasar.

Salah seorang peserta, Rukmanah, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai penyuluhan memberikan tambahan pengetahuan yang dapat melengkapi pengalaman masyarakat dalam mengelola tambak.

“Saya sangat senang bisa belajar langsung dari ahlinya. Selama ini kami hanya mengandalkan pengalaman, tapi dengan adanya penyuluhan seperti ini, kami jadi tahu cara mengelola tambak yang lebih baik,” ujar Rukmanah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, pelatihan dan pendampingan teknis diperlukan agar masyarakat semakin mampu mengembangkan usaha perikanan secara mandiri.

Bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor perikanan, peningkatan kapasitas pengetahuan memiliki arti penting dalam menghadapi persoalan produksi. Pemahaman mengenai bibit, pakan, kesehatan ikan, teknologi budidaya, hingga pemasaran dapat menjadi dasar bagi pengelolaan usaha yang lebih terencana.

Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-124 Kodim 0602/Serang tidak terbatas pada pembangunan infrastruktur. Program tersebut turut mencakup aspek pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan yang disesuaikan dengan potensi ekonomi lokal.

Danramil 0602-18/Kragilan, Kapten Inf Hariyanto, mengatakan penyuluhan perikanan diharapkan dapat mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Desa Silebu. Ia menilai pendampingan diperlukan agar materi yang diperoleh warga dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat melalui program-program yang bermanfaat, baik dalam bentuk pelatihan maupun pendampingan teknis,” pungkasnya.

Dari perspektif pemberdayaan masyarakat, kegiatan tersebut mempertemukan pengetahuan teknis dari instansi terkait dengan pengalaman warga yang telah menjalankan aktivitas perikanan. Interaksi tersebut dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi persoalan usaha sekaligus mencari alternatif penyelesaian yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Namun, keberhasilan penyuluhan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan dalam satu kesempatan. Penerapan materi, kesinambungan pendampingan, serta kemampuan masyarakat mengadaptasi pengetahuan menjadi praktik usaha merupakan faktor yang menentukan manfaat program dalam jangka lebih panjang.

TMMD ke-124 Kodim 0602/Serang melalui kegiatan pemberdayaan tersebut pada akhirnya menempatkan peningkatan kapasitas warga sebagai bagian dari penguatan potensi ekonomi desa. Bagi masyarakat Desa Silebu, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan usaha perikanan secara lebih efektif dan terencana.

Dengan demikian, penyuluhan perikanan tidak sekadar menjadi kegiatan pelatihan, tetapi juga menjadi sarana membangun kapasitas masyarakat sesuai dengan potensi lokal. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga penyuluh, dan warga menjadi unsur penting agar program pemberdayaan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Silebu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.