Teropongpost, Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya melakukan pemadaman api di area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, pada Jumat, 3 Juli 2026 malam.
Upaya pemadaman api di area TPA Jatiwaringin memasuki malam ke empat bersama BNPB, BPBD, TNI, POLRI, SATRAD 401 Tanjung Kait, Forkompimda, Forkompimcam, PDAM, KLH, Kemenhut, serta unsur relawan masyarakat lainnya.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengucapkan rasa syukur atas kerjasama semua pihak dalam pemadaman api di TPA Jatiwaringin.
”Alhamdulillah kita bersama-sama melihat situasi saat ini nampak terkendali berkat kerjasama semua pihak yang tetap solid,” ucapnya.
Selain itu, untuk sementara warga yang masih berada di rumah pengungsian Kan terus dipantau dan diberikan pelayanan yang maksimal.
”Jadi semua warga yang terdampak kita pantau mulai dari kesehatan, makanan, minuman dan sebagainya,” sambungnya.
Bupati menuturkan, terdapat beberapa titik di area atas yang tidak dapat terjangkau, namun sudah dilakukan penyambungan selang dan pipa agar kebakaran teratasi.
”Semoga situasi dan kondisi saat ini terus membaik, kita juga minta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar diturunkan hujan,” ucapnya.
Kendati demikian, Bupati menjelaskan, musibah kebakaran di TPA Jatiwaringin tersebut dapat ditetapkan status darurat sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kedaruratan.
”Jadi ini kan 4 hari, sedangkan menurut SK yaitu 14 hari. Maka kita terus berusaha agar pemadaman api di TPA Jatiwaringin selesai sebelum 14 hari,” tukasnya.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari teropongpost.id di Google News.







