Bukan Sekadar Organisasi, IPEMI Tangsel Cetak Perempuan Mandiri dan Penggerak Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Organisasi, IPEMI Tangsel Cetak Perempuan Mandiri dan Penggerak Ekonomi Daerah
Teropongpost, Tangsel, -Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Pengurus Daerah Tangerang Selatan (PD Tangsel) menggelar rangkaian acara Halal Bihalal, Harlah ke-8, sekaligus Peringatan Hari Kartini di Resto Kenyangin, Jl. Hj. Rean. Minggu, (19/4/26).

Kegiatan ini dijadikan momentum strategis untuk merefleksikan pencapaian organisasi sekaligus memperkuat komitmen dalam pemberdayaan perempuan berbasis kewirausahaan.

Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Sekretaris Umum Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tangsel Dra. Elvita, bersama beserta jajaran, Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangsel Imanudin, Ketua PW IPEMI Banten, Dra. Ratu Romlah, M.Agserta jajaran pengurus PD dan Pengurus Cabang se-Tangerang Selatan. Acara dipimpin langsung oleh Ketua IPEMI PD Tangsel, Dr. Dewi Umronih Yusuf, S.Pd.I., M.Pd., bersama Sekretaris Dra. Engkom Komariah.

Read More

Keistimewaan acara ini juga bertambah saat kehadiran Wakil Walikota Tangsel secara tiba-tiba yang memberi motivasi dan apresiasi tinggi kepada perempuan IPEMI, menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan daerah.

Dalam keterangannya Dewi Umronih mengatakan bahwa selama delapan tahun berkiprah, IPEMI PD Tangsel telah menunjukkan perkembangan signifikan bukan sekadar sebagai organisasi, melainkan sebagai ekosistem pemberdayaan perempuan yang terintegrasi.

“Organisasi ini menguatkan struktural hingga tingkat nasional, membangun jejaring lintas sektor melalui GOW, serta mengimplementasikan program pemberdayaan di tujuh kecamatan dengan pengembangan UMKM berbasis level pemula, menengah, dan atas,” terangnya.

Dukungan multi sektor menjadi kunci penguatan program IPEMI. Selain mendapat dukungan program dari pemerintah daerah dan sarana dari lembaga sosial, IPEMI bekerjasama dengan perguruan tinggi seperti UIN, ITI, UNPAM, Genusa, Universitas Terbuka Pondok Cabe, lembaga pelatihan Naqoy Center, PKBM Rumah Kesadaran, serta lembaga keuangan untuk memperkuat akses pembiayaan.

“Pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal di tiap kecamatan membuahkan hasil nyata. Ciputat Timur menjadi Pengurus Cabang terbaik tingkat nasional selama tiga tahun berturut-turut, Ciputat menguatkan dakwah melalui Majelis Ta’lim sebagai basis spiritual entrepreneurship, Setu fokus pada fashion dan produk kreatif, Pondok Aren menguatkan UMKM kuliner, Pamulang mencetak UMKM pemula lewat baking class, dan Serpong mengembangkan model transformasi kehidupan,” ungkapnya.

Kisah inspiratif datang dari cabang Serpong yang berhasil mengangkat seorang asisten rumah tangga menjadi wirausaha mandiri di bidang laundry. Setelah inkubasi selama delapan bulan, usaha tersebut kini berkembang stabil dengan omzet jutaan rupiah per bulan dan membuka lapangan pekerjaan. Program ini didukung kolaborasi dengan PKBM Rumah Kesadaran, Naqoy Center, dan Universitas Terbuka Pondok Cabe dalam pendampingan laporan keuangan.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti kontribusi nyata IPEMI dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat, sejalan dengan program pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“IPEMI PD Tangsel kini telah menjadi model pemberdayaan perempuan berbasis kolaborasi, pendidikan, dan kewirausahaan dengan arah penguatan ke depan meliputi standarisasi kualitas antar cabang, replikasi model tepat guna, serta pengembangan sistem monitoring dan evaluasi berbasis data,” tuturnya.

“Perempuan berdaya bukan hanya menciptakan usaha, tetapi membangun masa depan melalui kesadaran, kolaborasi, dan kebermanfaatan,” tandasnya.

Acara ini bukan sekadar pertemuan, melainkan refleksi strategis bahwa perempuan memegang peran vital dalam membangun keluarga, masyarakat, dan peradaban.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.