PMI Kabupaten Tangerang Beri Apresiasi kepada 54 Pendonor Darah Sukarela di Hari Donor Darah Sedunia

PMI Kabupaten Tangerang Beri Apresiasi kepada 54 Pendonor Darah Sukarela di Hari Donor Darah Sedunia
Teropongpost, Kab.TANGERANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kabupaten Tangerang memberikan penghargaan kepada 54 pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para pendonor yang selama ini berkontribusi membantu ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Momentum Hari Donor Darah Sedunia ini dimanfaatkan PMI Kabupaten Tangerang untuk mengajak masyarakat semakin aktif menjadi pendonor darah sukarela. Selain sebagai aksi kemanusiaan, donor darah juga dinilai mampu memperkuat kepedulian sosial dan membantu menyelamatkan banyak nyawa.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada para pendonor darah yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa. Menurutnya, penghargaan yang diberikan PMI Kabupaten Tangerang di momen Hari Donor Darah Sedunia diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah secara rutin.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah mendarmabaktikan darahnya untuk kemanusiaan. Semoga para pendonor selalu diberikan kesehatan sehingga dapat terus membantu sesama,” ujar Maesyal, Minggu.

Read More

Ia menjelaskan bahwa satu kantong darah yang disumbangkan dapat memberikan manfaat bagi lebih dari satu pasien. Karena itu, mereka yang telah mendonorkan darah puluhan kali memiliki peran besar dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurut Maesyal, manfaat donor darah tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonornya. Oleh sebab itu, donor darah secara berkala dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Darah yang terkumpul melalui PMI, lanjutnya, kemudian disalurkan ke rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya, baik di wilayah Kabupaten Tangerang maupun daerah lain yang membutuhkan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus mengalokasikan anggaran untuk mendukung layanan transfusi darah. Tahun ini, pemerintah daerah menganggarkan sekitar Rp22 miliar guna menunjang operasional pelayanan transfusi di rumah sakit.

“Kami ingin masyarakat yang membutuhkan darah tidak lagi terbebani biaya transfusi. Karena itu pemerintah daerah memberikan dukungan anggaran agar pelayanan dapat berjalan optimal,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Maesyal juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Donor Darah Sedunia sebagai momentum memperkuat semangat kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tangerang, dr. Zainal Muttaqien, mengatakan penghargaan diberikan kepada 54 pendonor yang telah mencapai 25 kali donor darah sukarela.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas komitmen para pendonor yang secara konsisten membantu sesama melalui aksi kemanusiaan. Darah yang mereka sumbangkan telah membantu banyak pasien yang membutuhkan transfusi.

“Ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pendonor yang telah mendonasikan darahnya secara sukarela. Setiap tetes darah yang diberikan memiliki arti besar bagi keselamatan orang lain,” ujar Zainal.

Ia menjelaskan bahwa penghargaan tingkat kabupaten diberikan kepada pendonor dengan jumlah donor tertentu, sementara penghargaan tingkat provinsi dan nasional memiliki ketentuan tersendiri. Pendonor yang telah mencapai 50 hingga 75 kali donor biasanya mendapat penghargaan dari gubernur, sedangkan pendonor 100 kali memperoleh penghargaan dari Presiden Republik Indonesia.

Selain pemberian penghargaan, PMI Kabupaten Tangerang juga menggelar kegiatan donor darah massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti ratusan peserta.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang mengusung tema “One Drop of Humanity, Give Blood and Save Lives”, sebagai ajakan untuk terus menumbuhkan budaya donor darah demi membantu menyelamatkan kehidupan sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.