Penasihat Khusus Presiden Wiranto Audiensi dengan Menteri Hukum, Bahas Digitalisasi dan Posbakum Desa

Penasihat Khusus Presiden Wiranto Audiensi dengan Menteri Hukum, Bahas Digitalisasi dan Posbakum Desa
Teropongpost, Jakarta — Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto, S.H., S.IP., M.M. melakukan audiensi dengan Menteri Hukum Republik Indonesia, Dr. Supratman Andi Agtas, pada hari ini Selasa, 27 Januari 2026. Rombongan tiba tepat pukul 10.00 WIB, didampingi Asisten I Dr. H. Adi Warman, S.H., M.H., Asisten II Letjen (TNI) Purn. Yoedi Swastomo, serta para pembantu asisten.

Kedatangan rombongan TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto, S.H., S.IP., M.M disambut oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Komjen Pol. Dr. Nico Afinta, beserta jajaran. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Hukum yang turut didampingi Yadi Heriadi Hendriana, Staf Khusus Menteri Hukum, menyampaikan berbagai program yang tengah berjalan dan direncanakan ke depan.

Wiranto menegaskan pentingnya penguatan peran Kementerian Hukum sebagai hulu kebijakan hukum nasional.

“Kementerian Hukum memegang posisi strategis dalam memastikan kualitas regulasi sejak awal. Penguatan di hulu akan sangat menentukan stabilitas hukum, politik, dan keamanan nasional,” ujar Wiranto.

Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyampaikan komitmen pemerintah dalam memperluas akses dan kualitas layanan hukum bagi masyarakat.

“Kami terus mendorong digitalisasi layanan hukum agar lebih efektif, transparan, dan mudah diakses, serta memperluas program Pos Bantuan Hukum di setiap desa dan kelurahan,” kata Supratman.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut menjadi forum dialog dan sinkronisasi kebijakan. Menutup audiensi, Wiranto menegaskan pentingnya keberlanjutan kolaborasi antarlembaga.

“Sinergi yang kuat antarkementerian dan lembaga menjadi kunci agar kebijakan hukum berjalan seirama dengan kebutuhan stabilitas nasional dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Audiensi diakhiri dengan kesepakatan untuk terus meningkatkan sinergi dan koordinasi, dalam rangka mendukung penguatan sistem hukum nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.