Teropongpost, Tangsel, -Akuatik Indonesia (AI) Kota Tangerang Selatan menggelar Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) yang berlangsung di Kantor Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel pada Rabu, (4/3/26).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua AI Provinsi Banten, Kendro Iriyanto, beserta jajaran pengurus. Dalam Muskotlub tersebut, secara resmi menetapkan Masruri Bejo sebagai Ketua AI Kota Tangerang Selatan terpilih untuk periode 2026-2030 secara aklamasi. Proses pemilihan diikuti oleh tujuh suara dari klub-klub yang tergabung dalam organisasi AI Kota Tangsel.
Ketua AI Provinsi Banten, Kendro Iriyanto, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara dan berharap agar Ketua terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Semoga beliau dapat menjaga transparansi dan memperjuangkan kepentingan para atlet Kota Tangerang Selatan. Musyawarah ini menjadi momen bersejarah karena baru pertama kali juga digelar selama sepuluh tahun saya menjabat di Provinsi Banten,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Terpilih AI Kota Tangsel Masruri Bejo, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pembimbing provinsi dan seluruh klub yang ikut hadir. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang transparan, inklusif, dan mengedepankan kebersamaan.
“Kami akan memastikan agar struktur organisasi berjalan sesuai AD/ART dan mekanisme organisasi yang ada. Kami menargetkan Tangsel menjadi juara umum di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa rencana kerja jangka pendek dan panjang terkait pembinaan atlet akan dirumuskan dalam rapat kerja (raker) yang akan datang.
Saat ini, AI Kota Tangsel membina tujuh klub anggota yang telah terdaftar secara sah, dan nantinya akan merangkul lebih banyak klub yang telah memiliki badan hukum agar bisa didaftarkan secara resmi di tingkat pusat.
Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Masruri Bejo, komunitas Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan berharap dapat mengukir prestasi membanggakan bagi daerah, khususnya di ajang Porprov yang akan datang. Musyawarah yang membawa perubahan ini merupakan langkah awal memperkuat sinergi antar klub demi kemajuan olahraga akuatik di kota Tangsel.






