ZIS Alumni UNPAD Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

ZIS Alumni UNPAD Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
Teropongpost,  Jakarta — Ketua Unit Pengelola Zakat (UPZ) IKA Universitas Padjadjaran (UNPAD), Agus Santoso, menegaskan besarnya potensi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dapat dihimpun dari lebih dari 300 ribu alumni UNPAD yang tersebar di berbagai profesi dan provinsi di Indonesia.

Menurutnya, potensi tersebut merupakan kekuatan ekonomi umat Islam yang dapat digerakkan untuk saling membantu dan memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput (grassroot), sejalan dengan tujuan mulia pengelolaan dana ZIS.

Agus Santoso, yang akrab disapa Kang Agus menyampaikan bahwa melalui UPZ BAZNAS IKA UNPAD, pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi. Seluruh dana yang terhimpun, nantinya akan disalurkan kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Read More

“Jika setiap alumni menyalurkan dana ZIS sebesar Rp100 ribu per bulan, maka UPZ IKA UNPAD berpotensi menghimpun dana Sebulan Rp.30 M dan setahun lebih dari Rp.300 M. Bayangkan betapa besar dan kuatnya dana sebesar itu untuk mengungkit dan menggerakkan roda perekonomian umat,” ujar Kang Agus kepada JurnalPatroliNews, Sabtu (31/1/2026).

Lebih lanjut, Kang Agus menjelaskan bahwa dana ZIS yang terhimpun dapat dimanfaatkan secara langsung untuk membantu alumni dan mahasiswa UNPAD yang berada dalam kondisi kesulitan ekonomi.

Bantuan tersebut mencakup mahasiswa yang mengalami kendala dalam pembayaran uang kuliah, pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, keterbatasan tempat tinggal, hingga kekurangan sarana dan perlengkapan belajar.

Selain itu, dana ZIS juga akan disalurkan kepada masyarakat yang tergolong mustahik, termasuk korban bencana alam, pesantren, serta pembangunan dan renovasi rumah ibadah. UPZ IKA UNPAD juga menargetkan pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro melalui dukungan permodalan, penyediaan alat pendukung usaha, bahan baku, pendampingan standar operasional prosedur (SOP), penguatan branding, hingga akses pasar, agar usaha yang dijalankan dapat berkelanjutan dan terus berkembang.

Sebagai penutup, Kang Agus mengimbau seluruh alumni UNPAD serta masyarakat yang memiliki kewajiban menunaikan zakat dan terpanggil untuk berinfak serta bersedekah agar menyalurkan dana ZIS melalui UPZ IKA UNPAD. Ia menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga amanah para muzakki.

“Insya Allah, UPZ IKA UNPAD akan lurus dan konsisten dalam menyalurkan dana ZIS yang telah dipercayakan,” pungkasnya.

Selain layanan penghimpunan dan penyaluran dana, UPZ BAZNAS IKA UNPAD juga membuka layanan informasi dan konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut terkait zakat, infak, dan sedekah. Layanan tersebut dapat diakses melalui sambungan WhatsApp maupun surat elektronik yang dikelola langsung oleh tim layanan UPZ.

Untuk memudahkan proses pembayaran, UPZ BAZNAS IKA UNPAD menyediakan layanan transfer melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor rekening 5544555358 atas nama UPZ IKA UNPAD.

Setelah melakukan pembayaran, para muzakki diimbau untuk melakukan konfirmasi penyaluran melalui tautan resmi yang telah disediakan guna memastikan pencatatan dan penyaluran dana berjalan dengan baik.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.