Rayakan Lunar New Year 2026, SCBD Park dan SCBD Weekland Hadirkan Harmoni Budaya Lewat “Ride to Luck”

Rayakan Lunar New Year 2026, SCBD Park dan SCBD Weekland Hadirkan Harmoni Budaya Lewat “Ride to Luck”
Teropongpost, Jakarta, Februari 2026 — Menyambut Tahun Baru Lunar New Year 2026, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) menghadirkan rangkaian perayaan bertema “Ride to Luck” (Join the Journey, Catch the Luck) yang memadukan semangat optimisme, keberuntungan, dan harmoni budaya di jantung ibu kota.

“Kita merayakan di kawasan SCBD dengan cara yang berbeda-beda tetapi tetap satu, dan itulah kelebihan Indonesia. Bukan keseragaman yang menjadi kekuatan kita, melainkan keberagaman. Melalui momen ini, mari kita jadikan kebersamaan sebagai wadah untuk menampilkan kekayaan budaya sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi kemajuan Indonesia,” Terang Veronica Tan selaku Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia

Melalui kolaborasi Kawasan Niaga SCBD, SCBD Park, dan SCBD Weekland, perayaan ini tidak hanya menampilkan kemeriahan tradisi Tionghoa, tetapi juga mengangkat akulturasi budaya lokal, khususnya budaya Betawi. Atraksi barongsai dan tarian naga berpadu dengan pertunjukan seni Betawi, menciptakan ruang kebersamaan yang merefleksikan keberagaman Jakarta.

Read More

Isyana Bagoes Oka selaku Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia mengungkapkan rasa bahagianya melihat antusiasme masyarakat dalam parade budaya yang menampilkan keberagaman Nusantara, tidak hanya budaya Tionghoa tetapi juga berbagai budaya lain dari Jakarta dan daerah-daerah di Indonesia. Ia menilai kehadiran keluarga-keluarga yang memanfaatkan libur panjang untuk berkumpul dan menikmati suasana hangat menjadi hal yang paling membahagiakan. “Momentum seperti ini penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada anak-anak sejak dini. Di tengah keragaman, kita harus tetap bersatu dan bersama-sama memajukan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Perayaan ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertajuk Jakarta Melting Pot: Harmoni dalam Keberagaman, yang mendorong penguatan toleransi serta pariwisata kota.

“Melalui tema Ride to Luck, kami ingin mengajak masyarakat memulai perjalanan baru di tahun ini dengan penuh optimisme. Kami bangga dapat menampilkan harmoni budaya Tionghoa dan Betawi yang hidup berdampingan di kawasan modern seperti SCBD,” ujar Ananta Pribadi selaku Panita Acara.

Tahun ini, Lunar New Year dan Cap Go Meh terasa semakin istimewa karena beririsan dengan awal bulan suci Ramadhan 2026. Momentum langka tersebut menjadi simbol harmonisasi antarbudaya dan keberagaman agama, yang dirajut melalui pertunjukan seni, dekorasi tematik, serta interaksi lintas komunitas di kawasan bisnis terbesar Jakarta.

Sorotan Utama Perayaan “Ride to Luck”
1. Akulturasi Budaya
Pertunjukan barongsai, seni tari, dan musik tradisional Tiongkok dikolaborasikan dengan unsur budaya Betawi. Rangkaian acara telah berlangsung sejak awal Februari dan mencapai puncaknya pada 16–17 Februari serta 1 Maret 2026 dengan penampilan spesial para performer.

2. Pemberdayaan UMKM
Sebanyak 80 UMKM binaan SCBD turut meramaikan Lunar New Year Market dengan menghadirkan kuliner khas Lunar New Year dan hidangan nusantara. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai promo menarik melalui transaksi nontunai dari Bank Artha Graha Internasional.

3. Destinasi Inklusif dan Terbuka untuk Umum
Seluruh rangkaian hiburan dan atraksi budaya dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat, menjadikan kawasan ini sebagai ruang publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Sinergi dan Dukungan Kawasan

Kesuksesan perayaan ini didukung penuh oleh unit usaha di bawah naungan Artha Graha Network dan Artha Graha Group. Sebagai pengelola kawasan SCBD, PT Danayasa Arthatama memastikan integrasi fasilitas dan kenyamanan pengunjung selama acara berlangsung.

Pilar filantropi Artha Graha Peduli (AGP) juga turut berperan melalui pemberdayaan dan pendampingan UMKM, guna memperkuat peran pelaku usaha kecil dalam aktivitas ekonomi di pusat bisnis Jakarta.

Tentang Kawasan SCBD

Sudirman Central Business District merupakan kawasan niaga terpadu seluas ±45 hektar di Jakarta Selatan yang menjadi simbol prestise dan modernitas. Sejak dikembangkan pada 1990-an, kawasan ini bertransformasi menjadi distrik bisnis modern dengan infrastruktur terintegrasi dan pengelolaan berbasis teknologi yang ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari pengembangan kawasan, hadir:
* SCBD Park, konsep ritel semi-outdoor seluas 5,8 hektar yang menjadi “urban oasis” di tengah gedung pencakar langit.
* SCBD Weekland, destinasi hiburan akhir pekan yang menghadirkan festival budaya, kegiatan kreatif, serta bazar UMKM.

Melalui berbagai program sosial dan lingkungan, termasuk Pasar Murah AGP serta pendampingan UMKM, kawasan ini terus memperkuat komitmennya sebagai titik temu keberagaman budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Perayaan “Ride to Luck” menjadi ajakan terbuka bagi seluruh warga Jakarta untuk merasakan pengalaman Lunar New Year yang unik—sebuah perjalanan budaya yang menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan dan harmoni adalah masa depan ibu kota.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.