Mancing Bersama dan Tebar 1 Ton Ikan Lele di Situ Gede Eco Space, Pemkot Tangerang Semarakkan HUT RI ke-81

Mancing Bersama dan Tebar 1 Ton Ikan Lele di Situ Gede Eco Space, Pemkot Tangerang Semarakkan HUT RI ke-81
Teropongpost, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 melalui kegiatan mancing bersama dan penebaran 1 ton ikan lele gratis bagi masyarakat di kawasan Danau Situ Gede Eco Space, Kampung Lima, RW 05, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (22/8/2026) pagi.

Kegiatan mancing bersama dan tebar 1 ton ikan lele tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-81 sekaligus menghadirkan ruang rekreasi bagi masyarakat. Ikan yang ditebar dapat dipancing oleh warga dan hasil tangkapannya diperbolehkan untuk dibawa pulang.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan HUT RI ke-81 di Situ Gede Eco Space terlihat sejak pagi. Kawasan danau dipadati warga dan pengunjung yang datang dari berbagai arah untuk mengikuti kegiatan mancing bersama sekaligus menikmati suasana ruang terbuka tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan para peserta telah menempati sejumlah titik di sekitar danau sambil menyiapkan perlengkapan pancing. Suasana semakin ramai ketika warga mulai melemparkan kail ke area perairan yang telah menjadi lokasi penebaran ikan lele.

Read More

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana semarak perayaan kemerdekaan. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, program ini memberikan kesempatan kepada warga untuk membawa pulang ikan hasil tangkapan masing-masing.

Ketua Pokdarwis Kota Tangerang, H. Rosyadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Tangerang atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat memperkuat hubungan antara pemerintah, pengelola kawasan wisata, dan warga.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah menggelar mancing bersama sekaligus melakukan penebaran ikan lele sebanyak 1 ton secara gratis untuk masyarakat sekitar dikawasan Danau Situ Gede Eco Space,” ungkapnya kepada wartawan.

Rosyadi menjelaskan, penebaran ikan lele sebanyak 1 ton tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pemkot Tangerang untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Selain menikmati kegiatan rekreasi, masyarakat juga memperoleh manfaat langsung dari ikan yang berhasil mereka tangkap.

“Kemudian, ikan hasil tangkapan pun boleh dibawa pulang kerumah masyarakat masing-masing,” ucapnya.

Di sisi lain, antusiasme warga diharapkan tetap diimbangi dengan kesadaran menjaga kebersihan kawasan. Para peserta dan pengunjung diimbau tidak meninggalkan sampah di sekitar danau maupun fasilitas ruang publik yang digunakan selama kegiatan berlangsung.

Menurut Rosyadi, kebersihan kawasan Situ Gede Eco Space merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah dan masyarakat perlu menjaga lingkungan agar kawasan tersebut tetap nyaman, tertata, dan dapat dimanfaatkan sebagai ruang rekreasi masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan berbasis masyarakat seperti mancing bersama juga dinilai dapat menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata lokal. Interaksi langsung antara warga, pengelola wisata, dan pemerintah membuka ruang untuk memperkuat edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan destinasi wisata di Kota Tangerang.

Rosyadi berharap kegiatan tersebut dapat mendorong sinergi yang lebih kuat antara Pokdarwis dan Pemkot Tangerang, khususnya dalam pengembangan wisata berbasis masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar potensi ruang publik seperti Situ Gede Eco Space dapat memberikan manfaat sosial dan wisata yang lebih luas.

“Saya berharap semoga melalui kegiatan ini Pokdarwis dan Pemerintah Kota Tangerang bisa lebih bersinergi dalam mempererat hubungan silaturahmi untuk memberikan edukasi wisata di wilayah Kota Tangerang,” tutupnya.

Melalui kegiatan mancing bersama dan tebar 1 ton ikan lele, perayaan HUT RI ke-81 di Situ Gede Eco Space tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempertemukan unsur pemerintah dan masyarakat dalam pemanfaatan ruang publik. Keberlanjutan kegiatan serupa pada akhirnya akan sangat bergantung pada sinergi pengelolaan serta kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.