Gotong-Royong Memperbaiki Jalan Rusak Kampung Cipeyah Desa Cisimeut

Gotong-Royong Memperbaiki Jalan Rusak Kampung Cipeyah Desa Cisimeut
Teropongpost, Kab. Lebak,- Warga cipeyah rt 02 rw 06 Desa cisimeut Kecamatan lewidamar Kabupaten lebak, gotong-royong memperbaiki kerusakan jalan. Inisiatif warga muncul setelah kerusakan jalan di kampung mereka tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.

Sudah berbulan-bulan warga di sekitar jalan cipeyah, desa cisimeut, harus menghadapi kondisi jalan yang semakin memprihatinkan. Hampir seluruh badan jalan kini dipenuhi bebatuan tidak rata dan tanah yang licin ketika hujan. Hanya secuil aspal yang masih tersisa, menjadi satu-satunya tanda bahwa ruas ini dulunya pernah mulus dan aman dilalui. Keluhan warga memuncak beberapa pekan terakhir untuk melakukan gotong-royong melaksanakan perbaikan jalan.

Jalan rusak yang diperbaiki dengan gotong-royong tersebut bukan hanya menyulitkan pengendara roda dua dan roda empat, tetapi juga membahayakan anak-anak sekolah yang setiap hari melewati rute ini. Tak sedikit yang mengaku pernah tersandung, terjatuh, atau kesulitan mengayuh sepeda karena permukaan jalan yang bergelombang dan menanjak.

Read More

Padahal jalan yang rusak ini jalan utama di wilayah cipeyah yang menghubungkan desa dan kecamatan ini sudah rusak parah. Menurut warga, sudah banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat kerusakan fasilitas infrastruktur publik itu.

Masyarakat berharap pemerintah daerah Kabupaten Lebak secepat mungkin memperbaiki jalan yang rusak, sementara masyarakat memilih memperbaiki jalan secara swadaya untuk sementara sebelum pemerintah setempat bergerak memperbaiki jalan yang rusak. Perbaikan jalan dilakukan dengan cara meratakan jalan dengan bebatuan.

Warga mengumpulkan batu dari sungai sangat miris dalam kegatan gotong-royong ini ibu-ibu ikut berperan aktif dalam terjun bekerja mengangkat untuk mengumpulkan bebatuan.

Jalan di pelosok desa wilayah perbatasan antar desa itu sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki. Pemerintah desa seolah tutup mata, bahwa dana desa untuk memperbaiki infrastruktur jalan ini seolah luput dan acuh dari kepala desa.

“Sudah lama dibiarkan rusak, sudah bertahun-tahun. Kami tak ingat lagi kapan jalan ini diaspal,” ucap warga.

Warga lainnya menambahkan kerusakan jalan selama ini telah berkali-kali menyebabkan pengendara sepeda motor terpeleset dikarenakan jalan menurun dan menanjak.

“Sudah banyak yang celaka, apalagi ketika hujan. Soalnya jalan jadi licin,” ucap warga

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.