Biro Ortala Diskusi Kesiapan Kantah Kota Tangerang Sebagai Piloting Project Pembagian Wilayah Terintegrasi

Biro Ortala Diskusi Kesiapan Kantah Kota Tangerang Sebagai Piloting Project Pembagian Wilayah Terintegrasi
Teropongpost, Kota Tangerang, -Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang menerima kunjungan kerja dari Tim Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian ATR/BPN.  Kamis, (23/7/26).

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka menyampaikan secara langsung penetapan sekaligus menggelar diskusi bersama terkait kesiapan Kantor Pertanahan Kota Tangerang yang terpilih sebagai salah satu dari 10 Kantor Pertanahan piloting project di seluruh Indonesia.

Program piloting project ini merupakan langkah strategis Kementerian ATR/BPN dalam menguji coba dan mematangkan sistem serta tata kelola pelayanan baru pada 10 kantor pertanahan terpilih, sebelum nantinya diterapkan secara resmi dan menyeluruh di seluruh Kantor Pertanahan se-Indonesia.

Melalui skema baru ini, setiap wilayah kerja tidak lagi terkotak-kotak berdasarkan fungsi seksi tertentu, mengusung transformasi fundamental berupa pembagian wilayah kerja yang terintegrasi. Nantinya, tim di setiap wilayah dibekali kemampuan mutakhir untuk menangani seluruh tahapan proses secara menyeluruh (end-to-end).

Read More

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi wadah koordinasi mendalam antara Tim Biro Ortala dan jajaran Kantah Kota Tangerang. Dalam diskusi tersebut, dibahas berbagai parameter kesiapan yang mencakup evaluasi tata kelola birokrasi, pemetaan sarana dan prasarana, keandalan Sistem Sumber Daya Manusia (SDM), hingga kesiapan digitalisasi pelayanan publik.

Kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian ATR/BPN ini disambut antusias oleh seluruh jajaran Kantah Kota Tangerang. Penunjukan ini menegaskan komitmen Kantah Kota Tangerang yang dinilai konsisten dan siap dalam menerapkan tata kelola birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berstandar tinggi.

Melalui penajaman teknis dalam diskusi ini, Kantah Kota Tangerang berkomitmen penuh untuk mensukseskan tahap percontohan ini. Keberhasilan implementasi di Kantah Kota Tangerang diharapkan dapat menjadi acuan standar (benchmark) terbaik yang siap direplikasi oleh seluruh kantor pertanahan di Indonesia demi mewujudkan pelayanan pertanahan yang jauh lebih cepat, responsif, dan efisien bagi masyarakat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.