Aktivis Ade Cobra Minta Polda Banten Serius Tangani Kasus Dugaan Tambang Batu Bara Ilegal di Cihara

Aktivis Ade Cobra Minta Polda Banten Serius Tangani Kasus Dugaan Tambang Batu Bara Ilegal di Cihara
Teropongpost, Lebak, -Aktivitas penambangan batu bara yang diduga ilegal di kawasan Perhutani Blok Jengkol Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjadi sorotan tajam dari aktivis Ade Cobra.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari sumber akurat, sebanyak empat orang berinisial S, RT, A, dan K yang diduga terlibat dalam aktivitas penambangan ilegal tersebut telah menerima panggilan dari aparat penegak hukum Polda Banten.

Namun demikian, belum diketahui secara pasti apakah pemanggilan tersebut masih dalam kapasitas sebagai saksi untuk klarifikasi awal atau telah memasuki tahap penyidikan.

Read More

Ade Cobra, salah satu aktivis di Kabupaten Lebak, berharap agar aktivitas pertambangan di area hutan milik negara dapat diberantas hingga ke akarnya. Menurutnya, selain merugikan negara, kegiatan tersebut juga berpotensi menimbulkan bencana alam di kemudian hari.

“Dugaan aktivitas pertambangan ilegal jelas merugikan negara, namun yang tak kalah penting adalah dampak negatif yang berakibat pada kerusakan alam sehingga berpotensi menimbulkan bencana di kemudian hari,” kata Ade Cobra.

Ia juga meminta aparat penegak hukum Polda Banten agar serius menangani kasus tersebut hingga tuntas, agar ke depan tidak ada lagi penambang nakal yang beraktivitas di lahan milik pemerintah.

“Saya akan terus memantau ini. Saya memperoleh informasi dari sumber di lokasi bahwa ada pemanggilan terhadap empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas penambangan tersebut, dan saya minta agar aparat penegak hukum benar-benar serius mengusut kasus ini hingga tuntas,” tegas.

Ia juga mengancam akan melakukan aksi solidaritas di depan Markas Polda Banten untuk mendukung penanganan kasus dugaan tambang batu bara ilegal di Kecamatan Cihara.

“Saya akan menggelar aksi solidaritas untuk mendukung aparat penegak hukum Polda Banten dalam penanganan kasus ini. Saya berharap kasus ini dapat dituntaskan hingga ke akar-akarnya,” tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Polda Banten guna memperoleh keterangan resmi terkait perkembangan perkara tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.