Teropongpost, Tangsel,- Aparat gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di kawasan Pasar Ciputat, Kamis (12/02/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Ciputat beserta para kepala seksi (Kasi) dan staf Kecamatan Ciputat.
Penertiban dilakukan sebagai upaya menciptakan ketertiban umum, khususnya di area trotoar dan badan jalan yang selama ini dipadati lapak PKL serta kendaraan parkir liar. Keberadaan keduanya dinilai mengganggu arus lalu lintas dan pejalan kaki yang melintas di sekitar pasar.
Dalam pelaksanaannya, aparat sempat menghadapi sedikit perlawanan dari sejumlah juru parkir liar yang merasa keberatan dengan tindakan penertiban tersebut. Namun situasi tetap terkendali dan tidak sampai menimbulkan kericuhan berarti.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, terlihat turun langsung memberikan pengarahan kepada para PKL dan juru parkir liar. Dengan pendekatan persuasif, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban di ruang publik.
“Hayolah kita sama-sama sadar diri untuk tertib. Trotoar tempatnya orang berjalan kaki, jangan dibuat berjualan dan parkir liar supaya tertib,” ujar Kompol Bambang di hadapan para pedagang dan juru parkir.
Menurutnya, penertiban ini bukan untuk mematikan mata pencaharian masyarakat, melainkan untuk menata kembali fungsi fasilitas umum agar dapat digunakan sebagaimana mestinya. Ia juga menegaskan bahwa aparat akan terus melakukan pengawasan secara berkala.
Di waktu yang hampir bersamaan, Camat Ciputat, Mamat, menyampaikan bahwa persoalan PKL dan parkir liar merupakan tantangan yang kerap muncul di setiap pasar tradisional. Namun hal tersebut harus dibenahi secara bertahap dan berkelanjutan.
“Dalam setiap pasar pasti ada kendala yang harus dibenahi, terutama PKL dan parkir liar. Namun dalam hal ini saya mengharapkan agar kiranya kita peduli dengan sekitarnya dan sesuai dengan porsinya masing-masing,” terang Mamat.
Pihak kecamatan bersama aparat gabungan berkomitmen untuk melakukan penataan secara humanis dengan tetap mengedepankan dialog. Pemerintah juga akan mencari solusi agar para pedagang tetap bisa berusaha tanpa mengganggu ketertiban umum.
Dengan adanya penertiban ini, diharapkan kawasan Pasar Ciputat menjadi lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat, baik bagi pembeli, pedagang resmi, maupun pengguna jalan yang melintas di area tersebut.






