Teropongpost Tangsel – Kegiatan program kurikuler dan kokurikuler di SMPN 9 Tangerang Selatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Acara tersebut dikemas dalam sebuah ajang apresiasi seni dan kreativitas siswa dengan tema “Harmoni Mahakarya 9”.
Kegiatan itu melibatkan seluruh siswa mulai dari kelas 7, kelas 8, hingga kelas 9. Seluruh penampilan yang ditampilkan dalam acara tersebut merupakan hasil karya dan kreativitas para siswa sendiri.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, namun juga sebagai wadah pengembangan bakat dan minat siswa di lingkungan sekolah.
Tema “Harmoni Mahakarya 9” dipilih karena dinilai mampu menggambarkan semangat kebersamaan dan kreativitas seluruh peserta didik dalam berkarya dan berekspresi.
Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni, kegiatan tersebut juga dirancang untuk memberikan kenangan indah bagi siswa kelas 9 yang akan segera meninggalkan bangku sekolah.
Salah satu momen yang paling berkesan dalam acara itu adalah sesi foto bersama antara siswa kelas 9 dengan wali kelas serta para guru sebagai bentuk kenang-kenangan.
Pihak sekolah berharap dokumentasi dan momen kebersamaan tersebut dapat menjadi kenangan yang tidak terlupakan bagi seluruh siswa di masa mendatang.
Dalam kegiatan itu, sekolah juga menghadirkan pojok literasi bertajuk “Literasi Tangselku”. Pojok literasi tersebut berisi berbagai informasi mengenai budaya, keadaan, dan berita-berita seputar Kota Tangerang Selatan.
Keberadaan pojok literasi mendapat perhatian dari siswa maupun tamu undangan yang hadir. Banyak siswa terlihat antusias membaca informasi yang dipajang di area tersebut.
Pihak sekolah mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang cukup singkat, yakni hanya sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan acara.
Persiapan tersebut sempat menjadi tantangan karena sebagian siswa sedang menjalani masa libur, sementara siswa kelas 9 masih melaksanakan ujian sekolah.
Namun demikian, pihak sekolah tetap berinisiatif mengumpulkan para siswa untuk menggali kemampuan dan ekspresi yang dapat mereka tampilkan dalam kegiatan tersebut.
Selama proses persiapan, siswa mendapatkan berbagai pendampingan serta latihan intensif mulai dari gladi kotor hingga gladi resik menjelang hari pelaksanaan acara.
Tidak hanya berlatih di lingkungan sekolah, beberapa siswa juga melakukan latihan tambahan di studio guna memaksimalkan penampilan mereka di atas panggung.
Pihak sekolah mengaku bangga karena dalam waktu singkat para siswa mampu menunjukkan kemampuan yang luar biasa dan potensi seni yang sangat baik.
Antusiasme siswa juga dinilai sangat tinggi karena mereka berlomba-lomba ingin tampil dan mengekspresikan kemampuan terbaik yang dimiliki di hadapan teman-teman dan para guru.
Pihak sekolah berharap kegiatan kokurikuler seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena sangat positif dalam menggali bakat siswa. Selain itu, sekolah juga berharap dukungan pemerintah terus diberikan, terutama dalam pembiayaan kegiatan yang seluruhnya ditanggung melalui dana BOS Nasional.







